Suara.com - PSS Sleman sudah mulai dirumorkan dengan nama pelatih baru setelah mereka mencopot Seto Nurdiyantoro dari jabatannya. Nama terdepan yang disebut bakal menukangi tim Super Elang Jawa ialah Marian Mihail.
Marian Mihail merupakan pelatih asal Rumania yang sudah cukup lama berstatus tanpa klub alias menganggur. Sebab, dia tidak melatih klub mana pun dalam periode waktu yang cukup lama.
Sebelum namanya dikaitkan dengan PSS Sleman, Marian Mihail memang pernah disebut-sebut bakal menangani PSM Makassar. Rumor ini sempat muncul pada medio 2019.
Namun demikian, sampai saat ini munculnya nama Marian Mihail sebagai calon juru taktik baru PSS masih sebatas rumor. Sebab, pihak klub juga belum mengumumkannya secara resmi.
Profil Marian Mihail
Pelatih dengan nama lengkap Marian Cucchiaroni Mihail ini tercatat lahir di Brasov, Rumania, pada 7 Mei 1958. Dengan kata lain, usianya telah menyentuh angka 64 tahun.
Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Marian Mihail memang hanya identik dengan dua klub saja, yakni bermain bersama Brasov (1975-1976) hingga Sportul Studentesc Bucharest (1976-1992).
Dengan kata lain dia menghabiskan karier selama 17 tahun bersama klub yang disebut terakhir di kompetisi level tertinggi Rumania. Dia juga tercatat sebagai pemain tim nasional.
Sepanjang kariernya, Mihail sudah pernah mencicipi level Timnas Rumania U-21, U-23, hingga senior. Di level yang terakhir, dia memang hanya mencatatkan lima penampilan saja selama rentang 1982 hingga 1986.
Baca Juga: Seto Nurdiantoro Masih Dipakai PSS Sleman Setelah Dicopot Sebagai Pelatih
Jika melihat rekam jejaknya di dunia racik strategi, Mihail memang sudah kenyang dengan kompetisi sepak bola Asia.
Sebelumnya, ia memang mengawali kiprahnya di Rumania, tepatnya ketika menangani Sportul Studentesc Bucharest (1996-1997 dan 1998-1999), Braov (1997), Bacu (1997-1998), Rocar Bucharest (2001-2002), hingga menjadi Direktur Teknik Steaua Bucharest (1999-2001).
Setelah itu, ia memulai kariernya di Asia saat menangani klub Suriah, Al-Qardaha (2002-2003). Ada pula klub Arab Saudi yang menggunakan jasanya, yakni Al-Riyadh (2003-2004).
Selain itu, klub yang sempat diasuh oleh Mihail ialah Sibiu (2005), Al-Jaish (2006-2007), Al-Jahra (2008-2009), dan Al-Wahda Abu Dhabi (2009-2010).
Dia sempat menjadi Direktur Teknik Federasi Rumania pada 2011-2014, lalu mengasuh Zakho (2016), dan terakhir kali melatih klub Vietnam, Thanh Hoa (2017-2018),
Sejak saat itu, Marian Mihail memang sudah tak melanjutkan pekerjaannya sebagai juru taktik. Artinya, dia menganggur selama kurang lebih lima tahun sebelum direkrut PSS Sleman.
[Muh Faiz Alfarizie]
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui
-
Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute
-
Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu
-
Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara
-
Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura
-
Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?
-
Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah
-
5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo