Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama baru saja menjebol gawang klub Liga Norwegia. Dia sukses mencatatkan namanya di papan skor saat Viking FK menghajar Hamarkameratene.
Hamarkameratene atau yang bermakna Hamar Comrades, merupakan klub sepak bola asal Norwegia yang berbasis di Kota Hamar. Klub ini lebih sering dikenal sebagai HamKam atau Ham-Kam.
Klub sepak bola yang awalnya menggunakan nama Freidig ini sudah berusia lebih dari satu abad, atau tepatnya 104 tahun, sejak pertama kali dibentuk pada 10 Agustus 1918.
Merujuk pada catatan sejarahnya, Hamkam dibentuk oleh sekelompok remaja. Ketika itu, syarat untuk bergabung dengan klub ini hanya mampu membayar sepak bola.
Saat masih bernama Freidig, klub ini kemudian melamar untuk berkompetisi di seri regional pada 1926, tetapi baru diterima setelah percobaan kedua pada 1927.
Ketika itu, sebuah klub yang juga bernama Freidig sudah bermain di seri tersebut, sehingga para pemuda dari Hamar terkapsa mengubah namanya.
Awal mulanya, nama yang dipilih ialah Briskebyen Fotballag (Brikebyen Football Team). Klub ini awalnya tidak memiliki lokasi bermain secara permanen hingga tahun 1936.
Baru pada 1946, Briskebyen Foballag bergabung dengan klub olahraga yang punya modal, Hamar Arbeideridrettslag untuk membentuk Hamarkameratene.
Klub ini merupakan hasil rekonsiliasi antara klub olahraga borjuis dengan kelas pekerja. Ada pula keinginan pemerintah kota agar semua klub olahraga di Hamar bergabung.
Ham-Kam merupakan salah satu klub yang baru saja mencatatkan kiprahnya di Eliteserien alias kompetisi kasta tertinggi Liga Norwegia.
Menduduki peringkat ketiga pada musim 1970 merupakan posisi tertinggi yang mampu dicapai Ham-Kam di divisi tertinggi. Klub ini juga tak pernah melampaui fase semifinal Piala Norwegia.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Viking, Minggu (30/4/2023) itu, Shayne Pattynama berhasil membantu Viking FK menang dengan skor 7-3 atas Ham-Kam.
Shayne Pattynama turut menyumbang satu gol di balik kemenangan telak ini. Satu-satunya gol yang dibukukan bek berusia 24 tahun ini tercipta pada menit ke-72’
Ini menjadi kemenangan kedua yang diraih Viking FK dari empat pertandingan awal Liga Norwegia 2022-2023.
Dengan tambahan tiga poin ini, Shayne Pattynama sukses mengantarkan timnya merangkak naik ke peringkat keempat klasemen dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia