Suara.com - Gelandang Manchester City Rodrigo Hernandez Cascante atau akrab disapa Rodri mengaku, jelang melawan Real Madrid di leg pertama babak semifinal Liga Champions musim 2022/2023, timnya belajar dari pengalaman tahun lalu ketika disingkirkan oleh El Real di babak yang sama Liga Champions dengan agregat 6-5.
Dalam laga semifinal turnamen terakbar antar klub se-Eropa itu, Man City tampil baik karena mampu menang 4-3 di leg pertama dan hampir melaju ke final karena memimpin 1-0 di leg kedua sampai menit ke-89.
Kemenangan yang sudah di depan mata itu pupus ketika Madrid membuat keajaiban dimana Rodrygo mampu mencetak dua gol dalam rentang dua menit yang membuat laga dilanjutkan ke babak extra time. Di babak tambahan penalti Karim Benzema membuat Madrid unggul 3-1 dan sekaligus memupuskan City untuk tampil di final.
“Anda dapat belajar dari pengalaman masa lalu. Kami melakukan dua pertandingan hebat tahun lalu tetapi kami tidak lolos,” kata Rodri, dilansir dari laman resmi klub, Selasa.
Mengomentari laga melawan Madrid di tahun lalu, Rodri mengatakan di sepak bola tampil baik dalam dua kali 90 menit tidak cukup karena di luar itu semua masih bisa terjadi, terlebih di waktu tambahan.
“Sepak bola terkadang seperti ini. Kami melakukan 180 menit dengan cemerlang tetapi itu tidak cukup. Terkadang Anda kehilangan kaki dalam lima menit,” kata Rodri.
“Menit-menit terakhir di leg itu kami tidak menanganinya dengan cara yang benar. Kami belajar dari itu. Sepak bola memang seperti ini,” lanjutnya.
Di pertandingan melawan raksasa asal Spanyol nanti, Rodri mengatakan timnya telah merubah banyak hal dan mencoba fokus untuk tidak memberikan tim lawan celah mencetak gol.
“Kami mengubah banyak hal. Dan cara kita datang sekarang adalah satu tahun lagi, tujuan lain,” ucap Rodri.
Baca Juga: Real Madrid vs Manchester City: Kans The Citizens Ukir Sejarah di Santiago Bernabeu
“Itu adalah sesuatu yang kami coba fokuskan, tidak memberikan apa pun kepada lawan, menjadi solid, dan melukai mereka saat kami bisa. Jadilah efisien dan cetak gol,” tambahnya.
Rodri menambahkan, kini timnya sedang dalam performa baik karena meraih 10 kemenangan beruntun di Liga Inggris dan juga tak terkalahkan di 20 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.
Modal positif ini membuat Rodri yakin timnya mampu mengalahkan Los Blancos dan melaju ke babak final Liga Champions musim ini.
“Kami berada dalam momen yang baik. Kami menghormati mereka - dan tidak ada yang akan diputuskan besok, kami memiliki senjata dan kami percaya 100% kami dapat lolos (ke final),” kata Rodri. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan