Suara.com - Timnas Indonesia bakal menghadapi jalan terjal di Piala Asia 2023 setelah dipastikan bergabung di Grup D. Kepastian ini didapatkan usai drawing dilakukan pada Kamis (11/5/2023).
Di Grup D nanti, lawan-lawan yang didapatkan skuad Garuda terbilang berat. Ada Jepang, Irak, dan rival bebuyutan dari Asia Tenggar, Vietnam, di sana.
Perjuangan Timnas Indonesia bakal dimulai pada 15 Januari 2024 mendatang dengan lebih dulu menghadapi Irak.
Setelahnya, Timnas Indonesia bakal melawan Vietnam pada laga kedua di 19 Januari, lalu melakoni laga terakhir melawan Jepang lima hari berselang.
Tidak akan mudah jalan yang dilalui Timnas Indonesia, tapi Shin Tae-yong masih punya cukup banyak waktu untuk mempersiapkan tim.
Jalan Timnas Indonesia memang akan sangat sulit, tapi bukan berarti tidak ada peluang buat Timnas Indonesia lolos dari fase grup.
Untuk informasi, hanya dua tim dari setiap grup (A-F) yang berhak lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023. Dua tim ini adalah juara grup dan runner-up.
Jalan lain yang bisa didapatkan Timnas Indonesia untuk lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 adalah melalui jalan tim peringkat tiga terbaik.
Nantinya, hanya akan ada empat tim peringkat tiga terbaik mendapatkan tiket ke babak 16 besar.
Baca Juga: SEA Games 2023: Timnas Indonesia U-22 Harus Main dengan Rasa Bahagia Biar Bisa Kalahkan Vietnam
Menilik peluang, Timnas Indonesia bisa memaksimalkan pertandingan melawan Vietnam dan Irak untuk mendapatkan hasil positif.
Sementara saat melawan Jepang, Timnas Indonesia harus berusaha maksimal untuk menghindari kekalahan dengan skor besar.
Melihat peta kekuatan, target paling realistis Timnas Indonesia adalah mendapatkan posisi runner-up grup atau menjadi salah satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.
Jika mampu mengalahkan Vietnam dan menumbangkan Irak atau meraih hasil imbang atas Irak, peluang Timnas Indonesia untuk memenuhi skenario di atas sangat terbuka.
(Penulis: Aditia Rizki)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan