Suara.com - Gelandang Real Madrid, Luka Modric mengaku sulit memprediksi siapa yang akan lolos ke final Liga Champions 2022/2023 antara timnya atau Manchester City. Punya kelebihan masing-masing, Modric mengaku kedua tim punya kans sama besar alias 50-50.
Modric dan kawan-kawan akan menyambangi markas Manchester City untuk leg kedua semifinal Liga Champions 2022/2023, setelah leg pertama di Madrid pekan lalu berakhir sama kuat 1-1.
Real Madrid akan menantang tuan rumah Manchester City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (18/5/2023) dini hari WIB nanti.
Real Madrid punya 'DNA' kuat di Liga Champions dan menyandang status sebagai pengoleksi terbanyak gelar di kompetisi antarklub Eropa paling elita itu dengan raihan 14 trofi.
Sebaliknya, Manchester City dengan kekuatan finansialnya mampu mengumpulkan pemain bertalenta untuk menciptakan tim bagus yang dipimpin pelatih top, Pep Guardiola.
Manchester City pun sedang sangat on fire saat ini dan terus menjaga peluang untuk menyabet treble winners musim ini.
"Tie ini sungguh sulit diprediksi. Saya tentu bisa bicara jika kami layak lolos atau kami bisa lolos ke final, kami juara bertahan (Liga Champions). Tapi, ini realistis. Saya kira kedua tim punya peluang 50-50," tutur Modric seperti dilansir Tribal Football, Rabu (17/5/2023).
"Anda tidak bisa memprediksi pertandingan. Bahkan dengan tim terbaik di dunia sekalipun, Anda harus yakin 100 persen akan meraih kemenangan. Ini bergantung kepada kepribadian, karakter, dan banyak hal," sambung pemain veteran asal Kroasia itu.
Terkait keberhasilan Real Madrid menjadi pengoleksi gelar Liga Champions terbanyak, Modric mengatakan kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa ini memang mempunyai arti ppenting.
Baca Juga: Menpora Dito: Ada Andil Zainudin Amali dalam Kesuksesan Timnas Indonesia U-22
“Tidak mudah untuk dijelaskan. Bagi Real Madrid, Liga Champions sesuatu yang spesial karena sejarahnya, dari lima piala pertama hingga hari ini," tukas Modric.
Tag
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey