Suara.com - AC Milan harus menerima kenyataan kandas di semifinal Liga Champions 2022/2023 di tangan rival sekotanya, Inter Milan. Direktur olahraga AC Milan yang juga legenda klub, Paolo Maldini mengakui bahwa level Rossoneri memang masih jauh untuk bisa berbicara banyak di Liga Champions.
AC Milan kembali menelan kekalahan di leg kedua semifinal dengan skor 0-1 dari Inter dalam laga yang digelar di Giuseppe Meazza, Rabu (17/5/2023) dini hari WIB.
AC Milan pun kalah telak 0-3 dalam agregat total dari rival sekotanya itu.
Maldini menjelaskan bahwa sejak awal AC Milan, sang juara bertahan Liga Italia, memang belum siap untuk menghadapi dua kompetisi besar sekaligus.
Maldini juga sudah menyatakan hal tersebut kepada pemilik klub sehingga mereka bisa memaklumi kekalahan dari Inter.
“Seperti yang kami katakan musim lalu, kami belum dibangun untuk menangani dua turnamen. Kami mengatakan itu kepada media, tetapi juga kepada pemilik klub, jadi mereka tahu betul itu,” ujar Maldini dikutip dari Football Italia, Rabu.
"Final Liga Champions? Harus diakui jika level kami belum sampai ke situ," sambung mantan bek Timnas Italia itu.
Meskipun kecewa karena gagal lolos ke final, Maldini tetap bangga dengan AC Milan. Maldini bahkan menyebut Rossoneri menjalani musim yang hebat dengan sukses menembus sampai semifinal Liga Champions.
Namun Maldini juga menyampaikan bahwa AC Milan masih punya pekerjaan rumah untuk memastikan tempat di empat besar klasemen akhir Serie A musim ini.
Baca Juga: Manchester City vs Real Madrid: Luka Modric Tak Bisa Memprediksi Siapa yang Lolos ke Final, 50-50
Selain menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan, Maldini juga masih berharap dengan kelanjutan kasus pengurangan poin Juventus.
“Musim belum berakhir, karena kami harus berusaha lolos ke empat besar Serie A dan kita lihat apa yang terjadi pada (kasus) Juventus,” tuturnya.
"Jika kami tampil baik di tiga pertandingan tersisa dan lolos ke Liga Champions (musim depan), maka itu akan menjadi musim yang hebat," tandas Maldini.
Berita Terkait
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes