Suara.com - Timnas Jepang menjadi salah satu tim yang difavoritkan melangkah jauh di Piala Asia 2023. Ini dibuktikan dengan kiprah gemilang mereka di ajang terbesar se-Asia tersebut.
Jepang sendiri tergabung di Grup D Piala Asia 2023. Kepastian ini didapatkan usai drawing dilakukan di Qatar beberapa waktu lalu.
Di Grup D nanti, lawan-lawan yang didapatkan skuad Jepang adalah Irak, Vietnam, dan Indonesia. Di atas kertas, Jepang menjadi tim terkuat.
Terlebih, Jepang menjadi tim dengan peringkat FIFA terbaik yaitu menempati ranking ke-20 dunia. Disusul oleh Irak di ranking 67, lalu Vietnam di posisi ke-95, dan terakhir Indonesia 149.
Jepang juga merupakan tim tersukses di pentas Piala Asia dengan koleksi empat trofi.
Sepak bola Jepang sendiri mulai mengalami kemajuan pesat di era 1990-an. Saat itu, kompetisi sepak bola Jepang juga dirombak total hingga mampu menghasilkan pemain berkualitas.
Ini dibuktikan dengan keberhasilan Jepang yang tidak pernah absen lolos ke Piala Dunia sejak 1998.
Di Piala Asia sendiri, Jepang baru pertama mengikuti ajang ini pada 1988. Saat itu, Jepang terhenti di penyisihan grup dengan hasil dua kali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.
Di edisi berikutnya yaitu Piala Asia 1992, Jepang berhasil menyabet gelar juara pertama mereka di ajang ini usai mengalahkan Arab Saudi di final.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jordi Amat dan Sandy Walsh Lanjutkan Karier di Indonesia, Gabung Persebaya
Setelah terhenti di perempat final pada gelaran Piala Asia 1996, Jepang bangkit dengan meraih dua gelar beruntun di Piala Asia 2000 dan 2004.
Jepang kemudian cuma menempati posisi keempat pada Piala Asia 2007 yang saat itu digelar di Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia.
Jepang kembali bangkit di edisi 2011 dengan menyabet gelar juara Piala Asia keempat mereka. Di partai final, Jepang sukses mengalahkan Australia.
Akan tetapi, Jepang gagal mempertahankan gelar tersebut di dua edisi terakhir Piala Asia. Di Piala Asia 2015 mereka terhenti di perempat final, sedangkan di edisi 2019 kalah di final dari Qatar.
Kiprah Jepang di Piala Asia:
1988: Penyisihan grup
Berita Terkait
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik
-
Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI