Suara.com - Manajer Semen Padang, Win Bernadino mengatakan masih menunggu surat resmi perihal jadwal kompetisi Liga 2 2023/2024 yang kemungkinan akan mulai bergulir pada September 2023.
“Ini baru secara lisan dari Ketum PSSI namun sebagai tim tentu kami menunggu surat resmi dari operator liga dan federasi terkait hal tersebut,” kata Win seperti dimuat Antara, Senin (29/5/2023).
Win mengatakan kemarin ia mengikuti Kongres Biasa PSSI di Jakarta dan memang belum ada surat resmi terkait kompetisi.
“Kita menunggu surat tertulis namun saat ini kita juga sudah mulai melihat-lihat pemain yang akan memperkuat tim di Liga 2 nanti,” kata dia.
Menurut Win, hampir seluruh tim Liga 2 2023/2024 belum melakukan persiapan termasuk merekrut pemain kecuali Persela yang memang sudah ada pergerakan.
“Ketika surat pemberitahuan kompetisi datang maka kita akan langsung lakukan perekrutan,” kata dia.
Ia mengatakan sejauh ini Semen Padang akan menggunakan jasa Delfi Adri sebagai pelatih kepala tin berjuluk Kabau Sirah tersebut.
“Untuk jajaran asisten pelatih tentu kita serahkan pada coach Delfi,” tutur Win.
Begitu juga soal pemain yang akan direkrut tim nantinya harus sesuai dengan kebutuhan coach Delfi Adri yang akan memimpin tim.
Baca Juga: Daftar Top Skor di Era Liga 1, Dari Sylvano Comvalius hingga Matheus Pato
“Kita ingin pemain terbaik namun itu semua harus sesuai dengan kebutuhan tim,” tutur Win.
Sementara pelatih kepala Semen Padang, Delfi Adri mengatakan sejauh ini sebanyak 26 pemain sudah melakukan kesepakatan secara lisan dengan tim Kabau Sirah.
"Kita telah sepakat secara lisan dan untuk nilai kerja sama juga sudah kita sepakati. Ini tinggal menunggu surat resmi dari PSSI dan operator liga saja," kata Delfi.
ia mengatakan 50 persen dari pemain yang akan direkrut di musim ini merupakan pemain lama yang memperkuat Semen Padang di musim lalu.
"Kita juga masih menunggu kebijakan penggunaan pemain asing. Jika boleh tentu kita akan rekrut juga," tukas Delfi.
Berita Terkait
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Link Live Streaming Persekat Tegal vs Persiba Balikpapan: Siapa yang Harus Turun Kasta?
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027