Suara.com - Salah satu pemain yang bakal menjadi andalan lini serang Arema FC pada musim depan ialah Gustavo Almeida. Striker asal Brasil ini jadi rekrutan asing pertama yang direkrut Singo Edan.
Pengumuman kedatangan Gustavo Almeida ini juga telah diumumkan secara resmi oleh pihak manajemen Arema FC. Dia dikontrak dengan durasi selama satu musim.
"Arema FC memastikan merekrut Gustavo Almeida dengan durasi kontrak 1 tahun," ungkap manajer tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas pada Rabu (24/5/2023).
Manajemen Arema FC memang cukup optimistis dengan prospek Gustavo Almeida. Sebab, dia saat ini tengah memasuki masa-masa usia produktif, karena umurnya 26 tahun.
"Tentu kami optimistis dan sangat berharap besar bahwa kehadiran Gustavo Almeida bisa mengangkat prestasi Arema kedepan," jelasnya.
Sementara itu, Gustavo Almeida sendiri memiliki target yang cukup ambisius. Sebab, dia siap menjadi mesin gol terbaru Singo Edan di Liga 1 2023/2024.
"Saya punya target pribadi. Biarlah itu menjadi rahasia saya. Tapi salah satunya tentu mencetak banyak gol untuk Arema. Saya harap bisa melakukannya," kata Gustavo Almeida kepada awak media.
Profil Gustavo Almeida
Apabila melihat rekam jejaknya di dunia sepak bola, Gustavo Almeida memang bisa menjadi harapan baru bagi Arema FC. Sebab, dia sudah punya pengalaman berkarier di Asia, termasuk ASEAN.
Baca Juga: Dorong Piala Indonesia Jalan Lagi, Achsanul Qosasi: Klub Sudah Bayar Mahal Pemain Asing
Setelah sempat meninggalkan klub asal Brasil, Vitoria da Conquista, Gustavo Almeida kemudian melanjutkan kariernya bersama klub asal Vietnam, Thep Canh Nam Dinh. Namun, di sana ia tak terlalu gacor.
Kemudian, dia bermain bersama klub kasta kedua Liga Malaysia, UiTM pada musim 2020. Dari delapan pertandingan, pemain asal Sao Paulo ini hanya bisa mengepak enam gol.
Setelah itu, pemain kelahiran 25 Juli 1996 ini sempat merintis kariernya bersama klub asal Jepang, Kagoshima United. Namun, kiprahnya memang tak cukup menggigit.
Gustavo sempat kembali ke Brasil untuk bermain bersama Nautico-RR (2022), tetapi kembali mendapat tawaran memperkuat klub Liga Malaysia, Negeri Sembilan.
Di titik inilah ketajamannya mulai ditemukan. Sebab, hanya dari 13 pertandingan, dia sukses mencetak 11 gol. Catatan ini memang cukup impresif mengingat Negeri Sembilan merupakan klub underdog di Liga Super Malaysia.
Dengan catatan 11 gol itu, pemain dengan nama lengkap Gustavo Almeida dos Santos ini juga menjadi top scorer klub. Setelah itu, pemain berusia 26 tahun ini sempat menerima tawaran klub asal Kuwait, Al-Nasr.
Menariknya, dia sempat dikira sebagai salah satu rekan setim Cristiano Ronaldo. Padahal, ternyata ada perbedaan nama dari dua klub ini. Al-Nasr merupakan klub asal Kuwait, sedangkan Al-Nassr adalah klub asal Arab Saudi.
(Penulis : Muh Faiz Alfarizie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Tren Rumah Makin Personal, Setiap Sudut Hunian Kini Dirancang Sesuai Gaya Hidup Penghuninya
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang
-
Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup