Dalam kariernya sebagai pelatih, Joachim Low pertama kali terjun ke dunia kepelatihan saat menjadi pelatih tim muda FC Winterthur dan FC Frauenfeld saat menjadi pemain dan pelatih.
Usai gantung sepatu, Joachim Low kemudian menjadi asisten pelatih Rolf Fringer di VfB Stuttgart sejak 1995 hingga 1996.
Setelah Rolf Fringer dipecat, Joachim Low menjadi pelatih interim, dan kemudian ditunjuk sebagai pelatih tim utama pada 1996.
Kariernya sebagai pelatih VfB Stuttgart bertahan dua tahun saja atau hingga 1998. Setelah itu, Joachim Low dipinang oleh Fenerbahce dan menjadi pelatih untuk musim 1998/1999.
Kiprahnya sebagai pelatih klub pun berlanjut di Karlsruher SC, Adanaspor (Turki), FC Tirol (Austria), dan Austria Vienna, yang masing-masing hanya berlangsung semusim sejak 1999 hingga 2004.
Kariernya sebagai pelatih di level klub ini pun membuahkan beragam gelar seperti DFB Pokal pada 1996/1997 bersama VfB Stuttgart, gelar Liga Austria bersama FC Tirol pada 2001/02, dan Piala Super Austria bersama Austria Vienna 2003.
Karier apiknya di level klub ini membuat Timnas Jerman menunjuknya sebagai asisten pelatih di bawah komando Jurgen Klinsmann sejak 2004 hingga 2006.
Usai kompatriotnya dilengserkan pasca gagal di Piala Dunia 2006, federasi sepak bola Jerman atau DFB memberikan mandat kepada Joachim Low sebagai pelatih.
Siapa sangka, kiprahnya di Timnas Jerman jauh lebih baik ketimbang Jurgen Klinsmann, dengan pertama-tama membawa tim berjuluk Der Panzer itu menjadi Runner Up Euro 2008.
Baca Juga: Sosok 2 Pemain Indonesia di Qatar, Kode Bakal Diboyong Indra Sjafri ke Timnas Indonesia?
Setelahnya, Joachim Low membawa Jerman meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2010, dan mencapai semifinal di Euro 2012.
Usai kegagalan menjadi juara di dua ajang itu, Joachim Low mampu menuntaskan dahaga Timnas Jerman kala meraih gelar juara pada Piala Dunia 2014.
Keberhasilan itu membuatnya bertahan sebagai pelatih Timnas Jerman, yang dibayarnya dengan gelar Piala Konfederasi pada 2017.
Pada Piala Dunia 2018, Joachim Low harus menanggung malu karena Jerman yang berstatus juara bertahan justru tersingkir di fase grup, usai disingkirkan Korea Selatan arahan Shin Tae-yong.
Meski begitu, kepercayaan masih diberikan DFB kepada Joachim Low yang berlanjut hingga Euro 2020 yang digelar pada tahun 2021.
Setelah 15 tahun menukangi Timnas Jerman yang menjadi rekor pelatih terlama di Eropa, Joachim Low undur diri dari jabatannya dan digantikan oleh mantan asistennya sendiri, Hansi Flick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ralf Rangnick Targetkan Timnas Austria Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026, Modal dari Euro 2024
-
Daftar Skuad Timnas Austria Piala Dunia 2026, David Alaba untuk Memperkuat Lini Pertahanan Rapuh
-
Arsenal Wajib Menang Lawan Crystal Palace Demi Trofi Premier League Usai Tundukkan Burnley
-
Daftar Skuad Timnas Brasil Piala Dunia 2026, Andalkan Kombinasi Neymar dan Vinicius Junior
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
-
Barcelona Resmi Perpanjang Kontrak Hansi Flick hingga 2028
-
Mohamed Salah Ingin Liverpool Kembali Bergaya Heavy Metal, Ramai Dapat Dukungan Mantan
-
Jose Mourinho Sepakat Kembali Latih Real Madrid dengan Kontrak Dua Tahun
-
Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap