Suara.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari menilai posisi Erick Thohir sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI dapat menguntungkan federasi dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
"Dengan Erick menjadi Ketua Umum PSSI, akan menguntungkan PSSI dan sepak bola Indonesia," kata Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (9/6/2023).
Ia lalu mencontohkan salah satu keuntungan yang diperoleh PSSI itu adalah federasi sepak bola Tanah Air tersebut dapat lebih dikenal di tingkat internasional karena ketokohan Erick yang telah teruji di tingkat internasional.
Menurut dia, kesediaan Timnas Argentina hadir dalam FIFA Matchday melawan Timnas Indonesia tidak terlepas dari Erick yang telah dikenal baik oleh Presiden FIFA Gianni Infantino.
"Brand Erick di dunia internasional jauh lebih tinggi dibandingkan PSSI. Saya tahu persis Gianni Infantino lebih mengenal Erick ketimbang PSSI. Mustahil, Gianni Infantino dan Timnas Argentina hadir tanpa pengaruh Erick. Itu membuktikan prestasi dan ketokohan Erick di dunia internasional sudah teruji," kata Okto.
Okto juga menilai hadirnya Erick di PSSI merupakan bukti nyata bahwa dia bersedia turun gunung demi membenahi sepak bola di Indonesia.
Berikutnya, dia meyakini Erick dapat membenahi dunia sepak bola Tanah Air selama menjadi Ketum PSSI secara optimal. Saat ini, lanjut Okto, pembenahan sepak bola sudah dilakukan Erick Langkah awal yang dia lakukan adalah melakukan pembenahan wasit.
Okto menilai langkah pembenahan itu akan dilanjutkan oleh Erick secara menyeluruh terhadap berbagai aspek di bidang sepak bola Indonesia.
"Dengan pembenahan sepak bola yang menyeluruh ini akan menghasilkan prestasi cemerlang. Tanpa adanya pembenahan yang menyeluruh, mustahil sepak bola Indonesia menjadi lebih baik. Dengan rekam jejak yang positif selama ini, saya percaya Erick memiliki kemampuan untuk melakukan pembenahan total tersebut dapat dijalankan," ujarnya.
Baca Juga: KOI Puas dengan Raihan Olahraga Beregu di SEA Games 2023
Sampai saat ini, Okto mengaku belum melihat ada tokoh olahraga dari Indonesia yang memiliki rekam jejak terbaik, seperti Erick Thohir. Ia melihat banyak rekam jejak Erick yang positif di dunia olahraga yang dapat dijadikan contoh bagi masyarakat Indonesia.
“Erick banyak memberikan bukti nyata prestasinya, baik itu di dunia olahraga maupun di BUMN. Prestasi itu patut dibanggakan," tukasnya.
Berita Terkait
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Tekel Horor Berujung Minta Maaf, Justin Hubner dapat Balasan dari Lewis Holtby
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda