Suara.com - Kekeluargaan di dalam tim menjadi salah satu alasan kiper Satria Tama kembali membela klub Madura United dalam mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/24.
Dikutip ANTARA dari laman resmi Liga Indonesia, Rabu (14/6/2023), Satria mengatakan selain kekeluargaan di dalam tim, peningkatan fasilitas juga membuat dirinya mantap kembali berseragam Madura United.
Ini akan menjadi periode kedua Satria membela Laskar Sapeh Kerrab setelah sebelumnya pernah menjadi bagian dari tim Madura United pada tahun 2018-2020.
"Karena saya juga merasa sudah pernah bergabung dua tahun di Madura United jadi saya terima. Ketika saya kembali ke Madura United sekarang malah semakin luar biasa dan sudah memiliki training ground," ungkap Satria Tama.
Pemain berusia 25 tahun itu mengungkapkan bahwa sebenarnya cukup berberat hati harus pergi dari Madura United pada musim 2021 dan menyeberang ke Persebaya Surabaya.
Dia menyebut Madura United memiliki peran penting dalam perjalanan karier profesionalnya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Satria Tama pun sempat memiliki pikiran untuk kembali ke Madura United ketika kontraknya dengan tim lain sudah habis dan keinginan itu menjadi kenyataan musim ini.
"Waktu meninggalkan keluarga Madura United itu cukup berat. Waktu terpisah itu susah, sempat terbersit ketika kontrak dengan tim lain ya harus menjalani dengan profesional," katanya.
Pada musim lalu pemain bernama lengkap Satria Tama Hardiyanto tersebut tampil sebanyak 9 pertandingan bersama Persebaya Surabaya di ajang kompetisi Liga 1 Indonesia dan mencatatkan tiga clean sheet dari total 765 menit bermain.
Baca Juga: Bersiap Hadapi Liga 1 Musim Depan, Persik Kediri Bakal Jajal Ketangguhan Klub Thailand
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya