Suara.com - Ilias Alhaft, pemain keturunan Maroko yang memiliki darah Indonesia, telah datang ke Indonesia setelah mendapat sorotan atas keterlibatannya dalam membantu Almere City meraih promosi ke Eredivisie Belanda. Apakah akan menjadi pemain naturalisasi selanjutnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Alhaft membagikan potret dirinya berada di Bali, menunjukkan kebanggaannya terhadap Indonesia dengan menuliskan "Tanah air" dan menambahkan emoji bendera Indonesia.
Meskipun demikian, belum ada pernyataan resmi bahwa Alhaft akan mengurus proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Meskipun nama Alhaft viral karena aksinya mengibarkan bendera Merah Putih saat membantu Almere City meraih promosi, saat ini PSSI dan pelatih Shin Tae-yong belum meliriknya sebagai calon pemain naturalisasi.
Kedatangan Alhaft ke Indonesia kemungkinan besar dalam rangka liburan dan menikmati tanah air dari orang tua kandungnya.
"Tanah air," tulis keterangan Alhaft dengan tambahan emoji bendera Indonesia serta menunjukkan lokasi tengah berada di Bali.
Prestasi Alhaft bersama Almere City yang berhasil mengalahkan FC Emmen dalam babak playoff dengan skor agregat 4-1, membawa timnya meraih tiket promosi ke Eredivisie Belanda.
Pencapaiannya ini menarik perhatian publik, tetapi untuk saat ini, perjalanan Alhaft di dunia sepak bola masih belum terkait dengan keikutsertaannya dalam Timnas Indonesia.
(Bolatimes)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri