Suara.com - Fakta menarik dari para jawara Liga Champions Eropa, di mana setiap klub yang merengkuh gelar ini dalam 17 tahun terakhir selalu diperkuat pemain asal Brasil.
Brasil dan sepak bola sudah sangat kental dengan aura juara sejak dulu kala, tak hanya di kancah domestik tetapi juga di Benua Biru.
Raihan trofi bergengsi menjadi tolok ukur kesuksesan pesepak bola asal Brasil, apalagi mereka yang memilih berkarier di Eropa.
Meskipun sejatinya para pemain Brasil bisa di mana saja ditemui karena sebaran mereka ada di setiap penjuru dunia, termasuk di Indonesia sekalipun.
Khusus di Eropa, sederet pemain asal Brasil ternyata mencatat sejarah panjang dalam keikutsertaan mereka di Liga Champions hingga saat ini.
Fakta menarik seputar ini, dalam 17 tahun terakhir selalu ada pemain Brasil yang memperkuat tim-tim juara Liga Champions.
Fakta ini bahkan mengalahkan teori yang menyebut pemain Kroasia selalu menjadi penentu gelar juara Liga Champions bagi klubnya.
Dimulai dari musim 2005-2006, di mana Barcelona saat itu sukses mengalahkan wakil Inggris, Arsenal di partai final dengan skor 2-1.
Sempat tertinggal lebih duu lewat gol Sol Cambpell pada menit ke-37, namun Barcelona sukses membalikkan keadaan dan penentu kemenangan lewat pemain Brasil.
Baca Juga: Sosok Ini Jadi Dalang Lionel Messi Absen di Laga Timnas Indonesia vs Argentina
Samuel Eto'o lebih dulu menyamakan kedudukan pada menit ke-76, empat menit berselang giliran Juliano Belletti yang menggandakan poin Barcelona.
Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan dimulai, sekaligus menjadi awal dominasi pemain Brasil di klub juara Liga Champions.
Hingga teranyar Manchester City bersama Ederson Moraes sukses merengkuh gelar Liga Champions sekaligus menjaga adat pemain Brasil.
Lantas siapa saja pemain Brasil yang selalu merengkuh gelar Liga Champions selama 17 tahun terakhir? Berikut di antaranya.
Musim 2022-2021 (Manchester City, Ederson)
Musim 2021-2022 (Real Madrid, Vinicius Jr, Casemiro, Eder Militao, Rodrygo, Marcelo)
Musim 2020-2021 (Chelsea, Thiago Silva)
Musim 2019-2020 (Bayern Muenchen, Philippe Coutinho)
Musim 2018-2019 (Liverpool, Fabinho, Roberto Firmino dan Alisson)
Musim 2017-2018 (Real Madrid, Casemiro dan Marcelo)
Musim 2016-2017 (Real Madrid, Casemiro, Danilo dan Marcelo)
Musim 2015-2016 (Real Madrid, Casemiro, Danilo dan Marcelo)
Musim 2014-2015 (Barcelona, Neymar, Dani Alvers, Rafinha, Douglas dan Adriano)
Musim 2013-2014 (Real Madrid, Casemiro dan Marcelo)
Musim 2012-2013 (Bayern Muenchen, Dante, Rafinha dan Luis Gustavo)
Musim 2011-2012 (Chelsea, David Luiz, Alex dan Ramires)
Musim 2010-2011 (Barcelona, Adriani, Maxwell dan Dani Alves)
Musim 2009-2010 (Inter Milan, Julio Cesar, Lucio, Maicon dan Mancini)
Musim 2008-2009 (Barcelona, Silvinho dan Daniel Alves)
Musim 2007-2008 (Manchester United, Anderson)
Musim 2006-2007 (AC Milan, Dida, Cafu, Kaka, Serginho dan Ricardo Oliveira)
Musim 2005-2006 (Barcelona, Ronaldinho, Bellety, Sylvinho dan Edmilson)
(Penulis: Eko Isdiyanto)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
-
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Lionel Scaloni Peringatkan Lionel Messi Cs
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih