Suara.com - Arnold van der Vin adalah pemain sepak bola yang tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia sebagai pemain naturalisasi pertama yang bermain untuk Timnas Indonesia.
Meskipun namanya menunjukkan keterkaitan dengan Belanda, Arnold van der Vin sebenarnya lahir di Semarang, Indonesia.
Tidak ada informasi yang pasti mengenai tanggal, bulan, dan tahun kelahirannya.
Namun, jika ia bermain untuk Timnas Indonesia pada era 1950-an, dapat dipastikan bahwa ia lahir di Semarang ketika Indonesia masih dikenal sebagai Hindia Belanda.
Karena lahir di Semarang saat Indonesia masih merupakan bagian dari Hindia Belanda, banyak yang meragukan status Arnold van der Vin sebagai pemain naturalisasi.
Hal ini juga karena fakta bahwa Hindia Belanda menjadi cikal bakal Indonesia yang merdeka dari penjajahan pada tahun 1945.
Meskipun demikian, banyak yang percaya bahwa Arnold van der Vin adalah pemain naturalisasi berdasarkan pengalamannya sebelum bermain untuk Timnas Indonesia.
Sebelum bermain untuk Timnas Indonesia, Arnold van der Vin bermain untuk Excelsior, sebuah tim Eropa yang berbasis di Surabaya, Indonesia.
Ia bermain untuk Excelsior hingga tahun 1948 sebelum bergabung dengan Persija Jakarta, tim lokal Indonesia, hingga tahun 1954 setelah tim Eropa tersebut dibubarkan.
Baca Juga: Ponsel Politikus Demokrat Jansen Sitindaon Dicuri Usai Nonton Laga Indonesia vs Argentina
Perjalanan Arnold van der Vin bersama Persija Jakarta membawanya bermain untuk Timnas Indonesia, yang pada era 1950-an aktif dalam pertandingan internasional.
Namun, pada Asian Games 1954, ia tidak dapat bermain untuk Timnas Indonesia karena adanya Kebijakan Anti-Belanda yang dicanangkan oleh Presiden Soekarno, yang membuatnya kembali ke Belanda.
Selama di Belanda, Arnold van der Vin melanjutkan kariernya dengan bermain untuk Fortuna '54, dan ada juga rumor bahwa ia sempat bermain untuk Ajax Amsterdam pada tahun 1955 sebelum kembali ke Indonesia.
Setelah kembali ke Indonesia, ia bermain untuk PSMS Medan dan juga bermain di Malaysia untuk Penang FA dari tahun 1956 hingga 1961.
Salah satu kisah terkait penampilan Arnold van der Vin adalah ketika ia menjadi penjaga gawang dalam pertandingan melawan Yugoslavia XI pada tahun 1953.
Dalam pertandingan tersebut, ia menjadi starter dan harus menerima dua gol di depan 50 ribu penonton yang memadati Lapangan Ikada saat itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja