Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll tidak peduli dengan kekalahan 1-2 yang dialami timnya dari RANS Nusantara dalam pertandingan uji coba yang digelar di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (21/6/2023) malam WIB. Baginya, di laga ini kemenangan bukan target.
Thomas Doll menjelaskan ingin mengetahui kemampuan pemain lewat laga uji coba kontra RANS Nusantara FC.
Seperti di babak pertama, hampir tak ada pemain inti yang diturunkan. Bahkan, Macan Kemayoran sama sekali tak menurunkan legiun asing seperti Ondrej Kudela, Ryo Matsumura, dan Marko Simic.
"(Hasil) itu tidak penting, ini hanya laga persahabatan. Untuk saya yang terpenting adalah semua pemain mendapatkan menit bermain," kata Thomas Doll usai pertandingan.
"Ini pertandingan yang tidak penting, ini pertandingan persahabatan. Liga juga baru akan mulai sebentar lagi," jelasnya.
Lebih lanjut, Thomas Doll angkat topi untuk permainan anak asuhannya terutama di babak pertama. Adapun di laga itu juga diketahui sektor mana yang harus diperbaiki jelang Liga 1 2023/2024 dimulai.
"Kami bisa melihat sesuatu pada 45 menit pertama, pemain yang sangat muda di lapangan mereka bermain dengan baik. Kemudian 1-0, kami mengganti pemain dan kemudian tentu terkadang pemain melakukan kesalahan," jelasnya.
"Kami kemasukan dua gol karena dua kesalahan, kesalahan individual, gol di menit terakhir itu sebenarnya tidak seharusnya terjadi karena semua tahu bagaimana cara bertahan dengan 5 pemain dan itu tidak bisa dua pemain mereka (RANS) berdiri bebas."
"Saya juga telah mengatakan kepada (pemain Persija) mereka jika ini hanya pertandingan persahabatan, tapi ketika pemain tidak siap untuk memberikan yang terbaik di 20 menit terakhir maka akan menjadi masalah," lanjutnya.
Baca Juga: Beri Porsi Latihan Ringan ke Tyronne Gustavo, Luis Milla: Dia Baru Tiba dari Spanyol
Thomas Doll mengaku pertandingan tak berjalan bagus karena kondisi Lapangan PTIK yang kurang baik. Ia bersyukur tak ada pemainnya mengalami cedera.
"Ini pertandingan yang sulit bagi kedua tim untuk bermain di lapangan yang sulit (jelek) ini. Normalnya, kamu tidak akan bisa bermain bola ketika di lapangan seperti ini. Saya senang tidak ada pemain yang cedera, tapi kami harus siap bertarung di semua kondisi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy