Suara.com - PSIS Semarang akan menguji diri jelang Liga 1 2023/24 dengan menantang tim asal Kamboja, Phnom Penh Crown FC di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/6/2023) besok.
Pelatih PSIS, Gilbert Agius menyambut antusias laga uji coba pertama Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri musim ini. Tim pelatih PSIS sendiri tentu sudah menyiapkan taktik jelang melakoni partai uji coba internasional itu.
Agenda uji coba tersebut juga akan menjadi partai uji coba terakhir PSIS sebelum fokus menyiapkan pertandingan perdana Liga 1 2023/24 lawan Bhayangkara FC.
Pelatih asal Malta tersebut meyakini duel lawan juara Kamboja itu akan menjadi laga uji coba yang bagus untuk melihat sejauh mana progres timnya.
"Laga nanti akan jadi ujian yang bagus karena kita menghadapi lawan yang kuat. Mereka juara di Kamboja dan diperkuat banyak pemain tim nasional Kamboja," kata Gilbert Agius di kutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Dia juga menilai laga ini menghadirkan pengalaman yang memberikan sisi positif bagi para pemainnya nanti. Terlebih sang lawan juga disebutkan datang dengan kekuatan terbaiknya.
"Ini juga jadi pengalaman yang baik untuk tim. Tantangan yang baik dan bisa untuk menguji seberapa jauh kemampuan kami dalam pertandingan," pungkasnya.
Agenda laga uji coba ini juga sekaligus dalam rangkaian PSIS melaunching tim, jersey, dan sponsor jelang mengarungi kompetisi Liga 1 2023/24.
Baca Juga: Jelang Liga 1 2023/2024, Teco Terus Pantau Kondisi Dua Pemain Bali United
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?