Suara.com - Pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra terus memantau kondisi dua pemainnya menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2023/24 yang tinggal menghitung minggu.
Ada dua pemain Bali United yang mendapat perhatian khusus dipantau kondisinya, yakni Kadek Agung dan Elias Dolah.
Bagi Kadek Agung, musim depan adalah momen comeback-nya kembali memperkuat tim berjuluk Serdadu Tridatu itu setelah cukup lama menepi dari tim karena mengalami cedera.
Tercatat dia terakhir kali memperkuat Bali United pada musim 2021/2022 lalu dan musim sebelumnya sama sekali tidak bermain karena fokus menjalani pemulihan.
Melihat kondisi pemain yang kembali bergabung dengan timnya, Stefano Cugurra menilai ada perkembangan positif yang ditunjukkan Kadek Agung.
Dia juga sudah menurunkan Kadek Agung di dua laga uji coba melawan tim Liga 1 yakni Persebaya Surabaya dan Arema FC.
Menurutnya, pemain tinggal mengembalikan kondisi kebugaran fisik agar semakin siap kembali menghadapi ketatnya persaingan kompetisi Liga 1.
“Dia sudah mulai semakin percaya diri. Sekarang harus mengembalikan kondisi fisik untuk bisa bantu tim di Liga 1,” kata pelatih yng akrab disapa Teco itu seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.
Sementara kondisi bek asing anyar, Elias Dolah yang baru saja kembali ke tim usai memperkuat Timnas Thailand di ajang FIFA Match day, ia menyebut Elias Dolah harus bekerja keras untuk bisa mengejar kondisi kebugaran fisiknya dengan pemain Bali United lainnya.
Baca Juga: Christian Rontini Tak Sabar Merumput di Liga 1 Bersama Persita Tangerang
“Dolah (Elias) sudah kembali ada di latihan. Sekarang harus kerja keras bersama pelatih fisik karena pasti pemain lain sudah di atas dia,” ungkap pelatih berusia 49 tahun itu.
“Tapi kita masih punya waktu buat perbaiki kondisi fisik dia. Selain itu juga harus mengerti taktikal untuk paham 100 persen dan punya chemistry dengan teman juga,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey