Suara.com - Laga uji coba antara Persija Jakarta menghadapi Ratchaburi FC diwarnai insiden mati listrik di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (25/6/2023) malam WIB.
Para penonton yang hadir termasuk The Jakmania pun melontarkan sindiran keras dengan menyanyikan yel-yel guna menyuarakan kekecewaan mereka.
Laga Persija menghadapi Ratchaburi FC kick-off pada pukul 19.30 WIB. Namun, baru sekitar 15 laga berjalan, listrik stadion padam yang membuat venue gelap gulita.
Menurut laporan Antara, Stadion Patriot bahkan gelap gulita sampai lebih dari 60 menit, sebelum listrik dapat kembali menyala dan pertandingan bisa dilanjutkan.
Disela-sela menunggu ketidakpastian sebelum lampu stadion kembali menyala, para penonton yang kecewa menyanyikan yel-yel yang terdengar menyindir panitia penyelenggara.
Sebagai informasi, tiket laga Persija vs Ratchaburi FC dibandrol dari Rp150 ribu hingga 500 ribu. Insiden mati listrik membuat penonton kecewa karena merasa sudah merogoh kocek cukup mahal untuk menyaksikan tim kesayangannya.
"Tiketnya mahal, lampunya padam, tiketnya mahal," teriak penonton di stadion.
Ketua Umum The Jakmania Dicky Soemarno yang hadir langsung menghimbau para penonton tenang di momen tersebut. Dia meminta penggemar Persija tetap dapat menjaga keamanan dan kenyamanan di dalam stadion.
Pasca pertandingan, Direktur Utama Persija Ambono Janurianto meminta maaf kepada semua pihak, khususnya kepada para penonton dan tim Ratchaburi atas insiden tersebut.
"Tentunya kami ucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya khususnya untuk Jakmania (penggemar Persija) yang hadir pada malam ini, dan Ratchaburi yang mau bersabar sampai pertandingan dimulai kembali," ucap Ambono.
Baca Juga: Resmi Comeback ke Persija, Thomas Doll Harapkan Ketajaman Marko Simic Kembali Muncul
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Bukti Kualitas Mendunia, 5 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kuasai Liga Elite Eropa
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Kondisi Terbaru Pratama Arhan Operasi Meniskus, Terancam Tak Dipanggil John Herdman
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia