Suara.com - Berikut sejumlah alasan Timnas Indonesia U-23 bisa lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dan bertanding di putaran final ajang tersebut.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia U-23 akan kembali beraksi yakni saat mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Pada tahapan kualifikasi ini, total ada 43 negara yang akan berpartisipasi dan telah terbagi dalam 11 grup dari Grup A hingga Grup K.
AFC atau Konfederasi Sepak Bola Asia selaku penyelenggara ajang ini pun telah memiliki 11 negara dari masing-masing grup sebagai tuan rumah.
Timnas Indonesia U-23 yang tergabung di grup K pun terpilih sebagai tuan rumah grup dan akan bertanding dengan dua negara lainnya.
Dalam Drawing yang dilakukan pada Mei 2023 lalu, Timnas Indonesia U-23 tergabung di grup K bersama Turkmenistan dan Taiwan.
Menghadapi dua negara tersebut, Timnas Indonesia U-23 diwajibkan bisa meraih dua kemenangan agar bisa menjadi juara grup dan lolos ke putaran final.
Jika tak bisa menjadi juara grup, Timnas Indonesia U-23 harus bisa menjadi salah satu dari empat Runner Up grup terbaik dari 11 grup yang ada.
Meski jalan yang dihadapi terbilang terjal untuk lolos, ada beberapa alasan mengapa Timnas Indonesia U-23 bisa melewati babak kualifikasi ini dan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024.
Baca Juga: Menghitung Peluang Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Apa saja alasan tersebut? Berikut ulasannya.
1. Status Tuan Rumah
Timnas Indonesia diyakini bisa lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024 karena statusnya sebagai tuan rumah babak kualifikasi.
Status sebagai tuan rumah ini merupakan keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia U-23 yang akan didukung oleh belasan hingga puluhan ribu pendukungnya di stadion.
Dukungan masif dari suporter ini bisa membangkitkan semangat para pemain sekaligus menghantui lawan-lawan Timnas Indonesia U-23.
2. Shin Tae-yong sebagai Pelatih
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil