Suara.com - Pelatih Leonardo Medina dan tim pelatih tidak risau dengan badai cedera, khususnya di lini belakang Persis Solo. Pelatih asal Meksiko itu menyebut Laskar Sambernyawa masih memiliki banyak opsi di lini belakang.
Seperti diketahui, Persis dalam dua pekan pertama BRI Liga 1 2023/24 sudah harus kehilangan dua bek andalannya yakni Gavin Kwan Adsit dan Jaimerson Xavier. Gavin Kwan harus absen sekitar tiga hingga empat bulan, sedang Jaimerson Xavier yang harus menepi tiga hingga empat pekan.
Ini belum ternasuk beberapa pemain yang sudah lebih dulu dibekap cedera panjang yakni M. Riyandi, Zanadin Fariz, dan Alfath Fathier. Dan meski bursa transfer awal musim ini masih dibuka, namun nampaknya Persis lebih memilih fokus untuk memaksimalkan skuatnya yang ada saat ini.
Pelatih Persis Solo, Leonardo Medina mengatakan bahwa dia memiliki opsi terhadap kondisi timnya saat ini. Dia juga menyebutkan bahwa semua pemain di skuat saat ini sudah bekerja keras dan berjuang untuk dapat tetap memberikan kemampuan terbaiknya dengan bergeser dari posisi aslinya.
“Lihat saja Althaf (winger kanan) dia melakukan tugasnya dengan baik walau cukup lama tidak bermain,” kata Leonardo Medina seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.
Pemain berusia 20 tahun itu memang beberapa kali tidak mendapat menit bermain setelah Gavin Kwan dalam performa terbaiknya.
Tapi saat Gavin absen, Althaf yang dipasang sebagai starter di laga pekan kedua lawan PSS Sleman mampu menjawab kepercayaan sang pelatih dengan baik. Pada laga di Stadion Maguwoharjo Sleman, akhir pekan lalu, Althaf bermain sepanjang 65 menit laga.
“Kami memiliki opsi seperti Althaf yang bermain baik. Juga ada Irfan Jauhari yang sudah pulih. Kemudian ada (Chrystna) Bhagascara juga M Faqih. Kita bisa geser Eky Taufik ke kanan ataupun ke kiri. Kita punya opsi. Kita bekerja keras untuk itu,” tegas Leonardo Medina.
Mantan asisten pelatih tim Liga Malaysia, Johor Darul Ta’zim ini mengatakan meski punya banyak opsi namun memang masih butuh mencari formula sebaik mungkin karena beberapa pemain memiliki karakteristik yang berbeda.
Pada kesempatan itu, Leonardo Medina juga menyebut nama Kanu Helmiawan yang saat laga melawan PSS Sleman menggantikan Jaimerson Xavier sehingga menjadi salah satu opsi lain yang timnya miliki.
“Kanu kadang bermain sebagai gelandang tengah. Dia bermain dengan baik. Dia juga bermain sebagai bek tengah tergantung pada situasi pertandingan. Sekali lagi, kami punya banyak opsi untuk menggeser pemain,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?