Suara.com - Alisson Becker termotivasi untuk tampil lebih baik lagi memasuki musim keenamnya membela Liverpool FC (LFC) dengan mempersembahkan trofi juara.
Alisson didatangkan Liverpool dari AS Roma pada Juli 2018. Sejak itu, kiper tim nasional Brasil tersebut menjadi pilar penting The Reds di bawah mistar gawang.
“Saya suka menjadi pemain Liverpool dan saya ingin memberikan segalanya untuk tim mencapai tujuan, kembali meraih kemenangan,” kata Alisson, dikutip ANTARA dari laman resmi klub, Rabu (19/7/2023).
Lima musim membela tim Merseyside Merah, Alisson telah menjaga gawang timnya nirbobol sebanyak 103 kali dari 231 penampilannya di seluruh kompetisi, demikian dilansir dari Transfermarkt.
Tidak hanya piawai di bawah mistar, kiper 30 tahun itu juga piawai dalam membantu timnya mencetak gol. Terbukti, hingga kini Alisson telah mencetak satu gol dan tiga assists.
Satu gol tersebut dicetak kala timnya melawan West Bromwich Albion pada Mei 2021 dengan skor akhir 2-1. Lalu, tiga asssists seluruhnya tercipta untuk Mohammed Salah ketika melawan Manchester United pada Januari 2020 dengan skor akhir 2-0, melawan Norwich City pada Februari 2022 dengan skor akhir 3-1, dan melawan Manchester City pada Oktober 2022 dengan skor akhir 1-0.
Torehan apiknya itu turut membawa kiper bertinggi 1,93 meter tersebut memenangkan enam gelar bersama Liverpool yaitu Liga Champions 2018/2019, Piala Super Eropa 2019, Piala Dunia Antar Klub 2019, Liga Inggris 2019/2020, Piala FA 2021/2022, dan Piala Liga 2021/2022.
“Saya hanya menggunakan tahun-tahun itu untuk mengingat betapa bagusnya menjadi pemain Liverpool. Betapa bagusnya menjadi bagian dari keluarga ini, keluarga besar,” ucap Alisson merefleksikan lima musimnya membela The Reds.
“Tim, suporter, staf, semua orang di sini, mereka luar biasa. Saya suka tempat ini,” tambahnya.
Baca Juga: Liverpool Lirik Cheick Doucoure, Crystal Palace Pasang Banderol Rp967 Miliar
Alisson menjadi salah satu di antara 32 pemain Liverpool yang dibawa untuk menjalani training camp di Jerman sejak Minggu (16/7/2023).
Berbicara tentang sesi pramusim di negara berjuluk Negara Panzer itu, Alisson menjalaninya dengan sangat senang karena timnya bekerja keras untuk menatap musim depan lebih sukses dari musim lalu. Pada musim 2022/2023 Liverpool gagal meraih trofi dan menembus Liga Champions.
“Itu baru empat hari, tapi sepertinya banyak. Itu sangat bagus. Saya sangat senang berada di sini memulai musim baru. Kami memiliki banyak impian untuk musim ini, gol-gol hebat, target-target hebat. Semuanya dimulai sekarang dengan banyak kerja keras, itulah yang kami lakukan di sini,” kata Alisson.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya