Mengutip ucapan Erick Thohir, "Saya berharap para suporter menahan diri."
Menurut Erick Thohir, saat ini PSSI dan pemerintah telah mencapai kesepakatan untuk melakukan pembenahan dalam sepak bola Indonesia.
Ia dengan tulus memohon kepada para suporter untuk tidak merugikan sepak bola Tanah Air dengan tindakan-tindakan yang dapat merugikan klub atau bahkan negara itu sendiri yang sedang serius dalam membangun sepak bola, terutama PSSI yang berperan penting dalam pengembangan timnas.
Erick Thohir juga menyebutkan bahwa ada beberapa aturan yang telah disepakati bersama dengan klub.
Pertama, pelatih diwajibkan melepas pemain ke timnas Indonesia jika pemain tersebut dipanggil untuk bermain. Kedua, klub Liga 1 diharuskan memainkan pemain U-23 selama minimal 45 menit dalam setiap pertandingan.
Namun, ia juga menyinggung tentang pengurangan poin sebagai sanksi jika suporter melanggar aturan dan tetap memaksa datang ke stadion.
Erick menjelaskan bahwa aturan mengenai pengurangan poin ini belum termasuk dalam regulasi Liga 1 2023/2024 saat ini.
Erick Thohir sangat berharap bahwa dengan adanya kesepakatan ini dan dengan dukungan dari seluruh elemen sepak bola Indonesia, situasi sepak bola Tanah Air dapat menjadi lebih baik dan lebih maju ke depannya.
Benar, selain tiga kesepakatan yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat juga aturan bahwa suporter tim tamu tidak diperbolehkan hadir di stadion. Hal ini merupakan salah satu langkah untuk menghindari potensi kerusuhan yang melibatkan suporter tim tamu dan menjaga suasana yang aman selama pertandingan.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Tekuk Barito Putera 2-1, Borneo FC Rebut Pucuk Klasemen
Sementara itu, mengenai penerapan pengurangan poin sebagai sanksi untuk suporter yang rusuh, Erick Thohir menyatakan bahwa hal tersebut bisa diimplementasikan, tetapi harus ada kesepakatan bersama antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan klub-klub yang terlibat.
Dalam melakukan perubahan atau penambahan aturan seperti ini, penting untuk melibatkan semua pihak terkait agar keputusan yang diambil menjadi lebih berimbang dan adil.
Jadi, untuk mengatasi masalah kerusuhan suporter, diperlukan kerjasama dan konsensus dari semua pihak yang terlibat dalam sepak bola Indonesia, termasuk PSSI, PT LIB, klub-klub, serta para suporter itu sendiri.
Dengan adanya kesepakatan bersama, diharapkan bisa ditemukan solusi yang efektif dan memberikan dampak positif bagi perbaikan sepak bola Tanah Air.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Satu per Satu Kedoknya Dibongkar! Infantino Suap Maroko, Iming-imingi Final Piala Dunia
-
PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance
-
10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler