Suara.com - Persebaya Surabaya akan menghadapi RANS Nusantara FC dalam pertandingan pekan keempat BRI Liga 1 2023. Laga kedua tim akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (23/7/2023) pukul 15.00 WIB.
Saat ini, Persebaya Surabaya berada di posisi ke-13 dalam klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 4 poin. Mereka telah meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Sementara itu, RANS berada di posisi keenam dengan 6 poin. Mereka telah meraih dua kemenangan dan satu kekalahan.
RANS menunjukkan performa yang lebih stabil sejak ditangani oleh Eduardo Almeida, mantan pelatih Arema FC. Tim tersebut bahkan menargetkan untuk mencuri poin di kandang Persebaya.
Pertemuan antara Persebaya dan RANS baru terjadi pada musim sebelumnya, dengan total dua pertandingan. Dari dua pertemuan tersebut, RANS berhasil unggul secara head to head atas Persebaya.
Pada pertandingan pertama pada Kamis, 15 September 2022, Persebaya harus menerima kekalahan dengan skor 1-2, meskipun mereka bermain di kandang sendiri.
Sedangkan pada laga kedua pada Selasa, 28 Februari 2022, Persebaya berhasil menahan imbang RANS dengan skor 2-2, walaupun saat itu mereka berstatus sebagai tim tamu.
Kini, Persebaya berharap dapat mematahkan catatan apik RANS dalam pertemuan kali ini. Mereka membutuhkan kemenangan untuk naik ke posisi lebih baik dalam klasemen, terutama setelah sebelumnya kalah 2-0 dari PSIS Semarang.
Siapa yang Bakal Lebih Dominan?
Persebaya Surabaya yang mengalami kekalahan dari PSIS Semarang dalam laga terakhirnya, memiliki tekad kuat untuk bangkit saat menjamu RANS Nusantara dalam lanjutan Liga 1 2023/2024.
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menyatakan timnya harus bangkit dengan cepat dan tidak boleh kehilangan poin lagi. Mereka ingin meraih kemenangan saat bermain di kandang sendiri, terutama setelah gagal meraih kemenangan saat menghadapi Barito Putera di pekan ke-2 Liga 1 2023/2024.
Aji Santoso telah menyampaikan kepada para pemainnya untuk melupakan kekalahan dari PSIS Semarang dan fokus sepenuhnya pada laga selanjutnya melawan RANS, dengan tujuan mengamankan 3 poin. Bagi Persebaya, kehilangan poin di laga kandang sebelumnya tidak boleh terulang.
Namun, menghadapi RANS Nusantara diprediksi tidak akan mudah bagi Persebaya Surabaya.
Dalam dua pertemuan musim lalu, Persebaya kesulitan mengalahkan RANS Nusantara, meskipun saat itu RANS berada di papan bawah Liga 1 2022/2023.
Namun, performa RANS Nusantara di musim 2023/2024 telah meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian