Suara.com - Menguak siapa pemilik klub Arab Saudi, Al Hilal, sehingga berani menawarkan bayaran fantastis untuk megabintang Paris Saint-Germain, Kylian , di bursa transfer musim panas ini.
Jagat bursa transfer pada musim panas 2023 ini dikejutkan dengan kabar Al Hilal yang memberikan penawaran fantastis untuk Kylian Mbappe.
Tawaran fantastis itu diberikan karena keretakan hubungan antara PSG dengan Mbappe yang enggan memperpanjang kontraknya.
Karena kontrak pemain berusia 24 tahun itu akan habis pada Juni 2024, PSG pun mengambil keputusan untuk menjualnya di musim panas 2023 ini, ketimbang melepasnya secara gratis.
Sejak kabar PSG akan menjual Mbappe mengemuka, banyak klub yang dikabarkan tertarik. Sayangnya, belum ada tawaran masuk yang datang untuk megabintang Prancis itu.
Namun baru-baru ini, klub Arab Saudi, Al Hilal, memberikan penawaran fantastis yang diyakini sulit ditolak oleh PSG dan Mbappe.
Al Hilal dikabarkan memberikan penawaran sekitar 300 juta euro (Rp4,9 triliun) kepada PSG untuk menebus Mbappe di musim panas ini.
Tawaran itu akan membuatnya menjadi pemain dengan biaya transfer termahal di dunia, mengalahkan Neymar yang didatangkan PSG pada 2017 lalu dengan harga 222 juta euro.
Tak hanya tawaran fantastis untuk PSG, Al Hilal juga menawarkan bayaran fantastis untuk Mbappe jika dirinya mau bergabung.
Baca Juga: Kabar Abroad Timnas Indonesia: Marselino Ferdinan Bantu KMSK Deinze Tahan Klub Liga Prancis
Al Hilal menawarkan kontrak berdurasi satu tahun kepada Mbappe dengan bayaran sekitar 700 juta euro atau setara dengan Rp11,6 triliun
Jika dirinci lebih jauh, maka Mbappe akan menerima bayaran sekitar Rp973 miliar atau hampir Rp1 triliun dalam jangka waktu satu bulan saja di Al Hilal.
Masifnya tawaran dari Al Hilal kepada PSG dan Mbappe itu membuat banyak pihak bertanya-tanya, siapa pemilik klub kaya Arab Saudi itu?
Dimiliki Pangeran Arab Saudi
Diketahui, masifnya tawaran yang diberikan Al Hilal itu tak lepas dari kepemilikan klub yang dikuasai oleh Pangeran Arab Saudi, yakni Mohammed Bin Salman.
Pangeran MBS, sapaannya, menguasai Al Hilal lewat Public Investment Funds (PIF) yang dipimpinnya dengan saham sebesar 75 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda