Suara.com - Shin Tae-yong punya agenda terdekat bersama Timnas Indonesia U-23 yaitu Piala AFF U-23 2023. Ajang ini berlangsung di Thailand pada 17-26 Agustus mendatang.
Ajang ini menjadi kesempatan terdekat Shin Tae-yong untuk mempersembahkan trofi pertamanya buat Timnas Indonesia (di semua level).
Akan tetapi, langkah untuk meraih gelar juara Piala AFF U-23 2023 diprediksi bakal sulit buat Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia U-23.
Apa alasannya? Berikut ulasannya.
1. Persiapan Mepet
Kurang dari 10 hari lagi gelaran Piala AFF U-23 2023 bakal digelar, tapi kerangka Timnas Indonesia U-23 sendiri belum diketahui.
PSSI sebetulnya sudah mengumumkan 26 nama pemain kemarin, Senin (7/8), tapi unggahan di media sosial PSSI itu dihapus.
Rencananya, Timnas Indonesia U-23 baru akan melakukan pemusatan latihan pada 14 Agustus. Itu artinya hanya empat hari sebelum laga perdana melawan Malaysia pada 18 Agustus.
2. Klub Tak Lepas Pemain
Baca Juga: Aksi Marselino Ferdinan Bareng KMSK Deinze Ada di TV Lokal, Ini Link Live Streamingnya
Tidak masuknya Piala AFF U-23 2023 ke dalam kalender FIFA berpotensi membuat Shin Tae-yong tidak bisa mendapatkan pemain terbaik untuk Timnas Indonesia U-23.
Terlebih banyak pemain Persija Jakarta asuhan Thomas Doll yang dipanggil STY, tetapi Persija punya rekam jejak tidak bersahabat soal pemanggilan pemain ke Timnas.
Teranyar terjadi saat dua pemain Persija, Rizky Ridho dan Witan Sulaeman, yang tidak kunjung dilepas Persija ke Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Matchday Juni lalu.
3. Tanpa Target di Piala AFF U-23 2023
PSSI sejak awal punya rencana lain. PSSI tidak mematok target juara untuk Shin Tae-yong pada ajang Piala AFF U-23 2023.
Ini mesti diingat, Piala AFF U-23 di Thailand tanpa target. Kita akan mempersiapkan tim yang memang kita mau lakukan untuk mengisi persiapan U-23 yaitu Piala Asia U-23 (kualifikasi). Jadi Piala AFF U-23 bukan tim inti," ujar Ketua PSSI, Erick Thohir, beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan