Suara.com - Keputusan akhir terkait masa depan Mason Greenwood di Manchester United memang belum diumumkan klub berjuluk Setan Merah. Namun, setidaknya terdapat kabar baik terkait striker asal Inggris itu.
Mason Greenwood resmi kembali ke skuad Manchester United dalam lingkup game sepak bola eFootball yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Pro Evolution Soccer (PES).
Game buatan Konami itu memasukan kembali Mason Greenwood ke dalam skuad Manchester United dalam database terbaru mereka.
Sebelumnya, eFootball resmi mencopot Greenwood dari game tersebut pada Februari 2022 menyusul tuduhan kekerasan seksual yang dituduhkan kepada sang pemain yang hingga kini masih diskors Manchester United.
Kini, dakwaan terhadap Greenwood telah resmi dibatalkan. Menurut juru bicara Crown Prosecution Service "tidak ada lagi prospek hukuman yang realistis" setelah saksi kunci menarik kerja sama mereka dari penyelidikan.
Situasi Greenwood membuat Manchester United dihadapi keputusan sulit. Pasalnya, rekaman video yang memperlihatkan mantan pacar Greenwood berdarah-darah dengan menyebut hal itu adalah ulang sang striker telah tersebar di internet.
Namun, dari sisi hukum, Manchester United tidak bisa mengajukan tuntutan disipliner kepada sang pemain mengingat dia telah dibebaskan dari semua dakwaan.
Man United disebut akan memutuskan nasib Greenwood sebelum tak lama lagi. Klub akan lebih dulu dengan tim wanita mereka sebelum membuat keputusan publik.
Penggemar wanita juga memprotes kemungkinan dia kembali ke klub dengan merilis pernyataan untuk menyuarakan pendapat mereka tentang hal yang sama.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris 2023-2024 Pekan Pertama, Langsung Hadirkan Big Match Chelsea vs Liverpool
Klub dilaporkan mencari semua jalan, termasuk mengirimnya keluar dengan status pinjaman jauh dari sorotan Old Trafford.
Sementara itu, Greenwood menjaga kebugarannya. Dia terlihat berlatih dengan bola dengan pelatih pribadi yang sebelumnya pernah bekerja dengan pemain United.
Dalam kehidupan pribadinya, ia telah menjadi seorang ayah dan siap menikah dengan tunangannya.
Sampai ada komunikasi resmi dari klub, segala sesuatu tentang Greenwood tetap menjadi permainan tebak-tebakan hingga saat ini.
Namun, melihat eFootball 2023 memasukannya kembali ke dalam skuad Manchester United, banyak penggemar hal itu juga kejadian di dunia nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut