Suara.com - Pelatih RANS Nusantara FC, Eduardo Almeida belum berpikir timnya bisa bersaing dalam perebutan gelar juara BRI Liga 1 2023/2024. Ia mengatakan perjalanan menuju capaian tersebut sangat panjang.
Dalam delapan pertandingan awal Liga 1 musim ini, RANS Nusantara FC memang tampil ciamik. Tim milik pesohor Raffi Ahmad itu kini menduduki posisi dua klasemen sementara dengan raihan 15 poin.
Tim berjuluk The Prestige Phoenix ini cuma berselisih satu poin dengan Madura United di puncak klasemen.
Catatan tersebut membuat RANS Nusantara kini disebut-sebut sebagai salah satu kandidat juara Liga 1. Namun, bagi Eduardo Almeida timnya sama sekali belum dikatakan bisa bersaing.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan kompetisi masih sangat panjang, terlebih nanti ada babak championship series.
"Tidak (RANS Nusantara calon juara Liga 1). Kami baru menjalani delapan pertandingan. Fokus kami tetap sama untuk setiap laga, berusaha meraih tiga poin dan pada akhirnya kita akan melihat apa yang akan terjadi," kata Almeida dikutip Selasa (15/8).
"Namun untuk melihat itu semua, kita tidak boleh kehilangan fokus dan hal ini tidak boleh terjadi, lalu tidak boleh membuat ekspektasi palsu," sambungnya.
Berikutnya, RANS Nusantara akan menghadapi Dewa United dalam pekan kesembilan, Sabtu (19/8/2023). RANS Nusantara wajib kembali mengamankan tiga poin jika ingin terus bersaing di empat besar.
Menarik untuk dinanti kiprah RANS Nusantara selanjutnya. Terlebih, musim lalu RANS Nusantaraseharusnya terdegradasi ke Liga 2. Beruntung, kompetisi musim lalu aturan turun kasta dihapuskan.
Baca Juga: Momen Rahmad Darmawan Ribut dengan Pelatih Kiper Persib, Sampai Nunjuk-nunjuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga