Suara.com - Pelatih Shin Tae-yong tetap bersyukur dengan skuad Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023 meski dengan pemain seadanya.
Timnas Indonesia telah tiba di Thailand dan memulai latihan guna menghadapi Piala AFF U-23 2023 nantinya.
Pelatih Shin Tae-yong mulai menggenjot fisik 23 pemai yang dibawanya guna lebih siap di turnamen kelompok umur ini.
Latihan perdana di lapangan untuk menghadapi Malaysia dilakukan di Nonglalok Stadium, Rayong, Thailand, pada Selasa (15/8). Pelatih Shin Tae-yong ingin para pemainnya semakin siap secara fisik, teknik, dan mental.
"Apalagi ini tiga hari sebelum pertandingan (menghadapi Malaysia). Jadi hampir 70-80 persen dinaikkan intensitas latihannya dengan salah satunya menggelar game internal," kata Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.
Dengan skuad seadanya, Shin Tae-yong ternyata tetap bersyukur dengan para pemain. Mereka bisa menjalani pola latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong.
"Kondisi pemain baik. Memang ini untuk pertama kali kami mencoba-coba organisasi permainan dan semua pemain bekerja keras dan maksimal," tutur pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Timnas Indonesia U-23 memang tidak diperkuat beberapa pemain bintang seperti Rizky Ridho, Dzaky Asraf dan Muhammad Adisatryo lantaran klubnya enggan melepasnya.
Adapun Timnas Indonesia U-23 akan bertanding melawan Malaysia di laga perdana Piala AFF U-23 2023 pada 18 Agustus 2023 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung