Suara.com - Sebelum Bali United ditumbangkan Lee Man dengan skor telak 1-5 pada fase preliminary round Liga Champions Asia 2023/2024, Liga Hong Kong memang pernah beberapa kali menggunakan jasa pemain asal Indonesia.
Bahkan, ada seorang penyerang legendaris Timnas Indonesia yang pernah menghabiskan kariernya di Liga Hong Kong.
Selama kariernya itu, dia juga sukses mempersembahkan gelar juara untuk klubnya.
Selain itu, ada pula pemain Indonesia lainnya yang kini mulai merintis karier di Hong Kong.
Usianya memang masih sangat muda, sehingga bisa menjadi salah satu prospek cerah bagi Timnas Indonesia di masa mendatang.
Berikut deretan pesepak bola asal Indonesia yang pernah merintis karier di Liga Hong Kong.
1. Rochi Putiray
Pesepak bola Indonesia pertama yang mengawali kiprahnya di Liga Hong Kong ialah penyerang legendaris Timnas Indonesia, Rochi Putiray.
Pemain yang berasal dari Ambon ini memang dikenal sebagai pesepak bola yang punya skill dan mental bertanding yang baik.
Ketika itu, Rochi dilirik oleh salah satu klub Liga Hong Kong, Instan-Dict FC.
Momen kepindahannya itu terjadi setelah meninggalkan Persija Jakarta pada 2000.
Bersama klub itu, Rochi langsung mempersembahkan gelar juara Piala FA Hong Kong dan peringkat kedua di Liga Hong Kong.
Setelah itu, kariernya di Hong Kong melambung. Sejumlah klub mulai menggunakan jasanya. Mulai dari Happy Valley, Kitchee SC, hingga South China AA.
2. Jonathan Gillies Limbu
Selanjutnya, ada pesepak bola Indonesia yang barangkali masih cukup asing terdengar bagi masyarakat. Sosok tersebut ialah Jhonattan Gillies Limbu. Pemain muda ini bergabung dengan Sham Shui Po FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI