Suara.com - Nasib apes menghampiri Kamboja di Piala AFF U-23 2023. Mereka dipastikan gagal mengirim Timnas Indonesia U-23 pulang lebih cepat setelah gol bunuh diri membuat mereka takluk dari Thailand, Senin (21/8/2023).
Kamboja harus merasakan kesialan dalam perjalanan mereka di Piala AFF U-23 2023, walaupun mereka tampil sangat baik sepanjang turnamen.
Berada di Grup A, tim yang dikenal dengan julukan Angkor Warriors ini berhasil memulai kampanye mereka dengan kemenangan besar 5-0 melawan Brunei Darussalam.
Kemudian dalam pertandingan kedua Grup A melawan Myanmar, Kamboja berhasil bermain imbang dengan skor 1-1 setelah gol yang dicetak oleh Kong Lyhour pada menit ke-13 berhasil diimbangi oleh gol Kun Kyaw Zin Hein pada menit ke-88.
Karena hasil imbang tersebut, Kamboja akhirnya terpaksa harus memenangkan pertandingan terakhir mereka melawan tuan rumah penyelenggara, yaitu Timnas Thailand, pada Senin malam (21/8) untuk menjaga harapan mereka dalam lolos ke babak selanjutnya.
Di laga tersebut, Kamboja tampil apik kontra Thailand sejak babak pertama dengan mampu menahan gempuran tuan rumah yang bertubi-tubi.
Bahkan, Kamboja juga mampu meladeni permainan tuan rumah dengan mengirimkan serangan balasan. Ketatnya permainan kedua tim lantas membuat babak pertama ditutup dengan skor 0-0.
Lalu di paruh kedua, petaka datang untuk Kamboja. Permainan apiknya di babak pertama harus buyar ketika penjaga gawangnya, Reth Lyheng, mencetak gol bunuh diri di menit ke-50.
Petaka kembali datang bagi Kamboja, usai beknya yakni Hout Vanneth ikut mencetak gol bunuh diri di menit ke-80, usai salah dalam mengantisipasi tembakan Nethithorn Kaewcharoen.
Tak ayal, dua gol bunuh diri dari para penggawanya itu membuat Kamboja harus menelan kekalahan 0-2 dari Thailand dan membuat perjalanannya di Piala AFF U-23 2023 harus berakhir meski finis sebagai runner-up Grup A.
Sejatinya, satu kemenangan atas Brunei, satu hasil imbang kontra Myanmar, dan satu kekalahan dari Thailand membuat Kamboja mengantongi empat poin.
Tapi, AFF menerapkan aturan khusus di Grup A. Karena grup ini berisikan empat tim, berbeda dengan grup B dan C dengan tiga tim, maka poin dan gol yang didapatkan dari juru kunci grup A tak dihitung.
Aturan ini membuat kemenangan 5-0 Kamboja atas Brunei di laga pertama Grup A pun menjadi sia-sia. Alhasil poin yang didapatkan Angkor Warriors pun baru dihitung satu poin saja, yakni kala bermain imbang dengan Myanmar.
Karena finis sebagai runner-up Grup A dengan raihan satu poin, Kamboja pun harus menerima kenyataan gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2023 via jalur Runner Up grup terbaik.
Sebab, torehan poin Kamboja ini kalah dengan Timnas Indonesia U-23 yang telah mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan dan saat ini berstatus runner-up Grup B.
Berita Terkait
-
Piala AFF U-23 2023: Malaysia Kalahkan Timnas Indonesia U-23, Media Vietnam Kegirangan
-
Gelandang Malaysia Fergus Tierney Target Bisa Hajar Timor Leste, Kalau Menang Bisa Untungkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Diisukan Akan Mundur dari Pelatih Jika Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?