Suara.com - Meski sempat tersandung hukum atas percobaan pemerkosaan pada mantan kekasihnya, nyatanya Mason Greenwood masih menjadi salah satu pemain muda dengan gaji tertinggi.
Bukan hanya dari sepakbola, Mason Greenwood juga diketahui berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dari bidang lain.
Mason Greenwood adalah salah satu bintang muda yang bersinar di Manchester United. Pemain berusia 21 tahun ini dikenal sebagai penyerang yang tajam, cepat, dan lincah. Greenwood juga memiliki kemampuan untuk menggunakan kedua kakinya dengan baik, sehingga membuatnya sulit diprediksi oleh lawan.
Menurut laporan The Mirror, Greenwood menerima gaji sebesar 100 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,8 miliar per pekan dari Manchester United. Gaji ini ia dapatkan sejak menandatangani kontrak baru pada Oktober 2019, yang berlaku hingga Juni 2025 dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.
Gaji Greenwood termasuk salah satu yang tertinggi di antara pemain muda di Manchester United. Ia bahkan mendapat kenaikan gaji hampir empat kali lipat dari gaji sebelumnya yang hanya 25 ribu poundsterling atau sekitar Rp 450 juta per pekan.
Gaji Mason Greenwood bahkan lebih tinggi dari beberapa pemain senior di Manchester United, seperti Juan Mata (80 ribu poundsterling), Alex Telles (75 ribu poundsterling), dan Nemanja Matic (70 ribu poundsterling).
Pendapatan lain Mason Greenwood
Selain gaji dari Manchester United, Greenwood juga memiliki pendapatan lain dari berbagai sumber. Salah satunya adalah hak cipta, yaitu uang yang didapat dari penjualan barang-barang yang berkaitan dengan dirinya, seperti jersey, poster, atau mainan.
Baca Juga: Buka Keran Gol untuk Persija, Maciej Gajos Enggan Berpuas Diri
Menurut The Sun, Greenwood mendapatkan 500 ribu poundsterling atau sekitar Rp 9 miliar dari hak citranya sebagai pemain Manchester United pada tahun 2020. Uang ini ia terima melalui perusahaan miliknya yang bernama TSM Sport Ltd.
Namun, pendapatan Greenwood dari hak citra kemungkinan menurun pada tahun 2021 dan 2022 akibat kasus hukum yang menimpanya.
Beberapa sponsor dan mitra bisnis memutus kerjasama dengan Greenwood karena alasan etika dan reputasi. Salah satunya adalah Nike, yang merupakan sponsor sepatu dan pakaian olahraga terbesar di dunia.
Selain hak citra, Greenwood juga mendapatkan pendapatan lain dari bonus dan insentif yang diberikan oleh Manchester United maupun federasi sepak bola.
Bonus ini biasanya diberikan berdasarkan kinerja individu maupun tim, seperti jumlah gol, assist, penampilan, kemenangan, gelar, atau pencapaian lainnya.
Melalui situs resmi Manchester United, mereka telah mengumumkan bahwa pihaknya telah memutuskan kerjasama dengan Mason Greenwood setelah melakukan beberapa investigasi terkait kasus yang sedang dihadapi oleh pemain berusia 21 tahun itu. Mason Greenwood mendapatkan hukuman dari Manchester United. Sejak Januari 2022, ia tidak bergabung dengan pemain lain serta menyerahkan segala urusannya kepada pihak yang wajib.
Berita Terkait
-
Fernando Valente Ungkap Alasan Bergabung dengan Arema FC
-
Arema FC Resmi Tunjuk Fernando Valente Jadi Pelatih Baru
-
Sejumlah Pemain PSIS Semarang Bakal Absen, Pelatih Persik Kediri: Kabar Tersebut Bagus, tapi...
-
Buka Keran Gol untuk Persija, Maciej Gajos Enggan Berpuas Diri
-
Persebaya Sedang dalam Top Performa, Kunci Kelemahan PSS Sleman Sudah di Tangan
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026
-
Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan
-
Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini
-
Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Gagal Total di Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Sosok yang Tepat untuk Chelsea?
-
Wayne Rooney Cedera Pergelangan Tangan usai Tepis Tendangan Jordan Pickford
-
Pamitan dengan Atletico Madrid, Antoine Griezmann Minta Maaf Pernah Gabung Barcelona
-
Pep Guardiola Minta Manchester City Tak Cepat Puas Usai Raih Dua Gelar Domestik
-
Horor Jelang Piala Dunia 2026, 10 Orang Tewas Ditembak Brutal di Meksiko
-
Gegara Upah Guru Meksiko Mengamuk Ancam Akan Ganggu Piala Dunia 2026