Suara.com - Diunggulkan bisa menang mudah, pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1, Madura United nyatanya ditahan imbang tanpa gol oleh tim papan bawah Bhayangkara FC pada laga pekan ke-10 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (25/8) sore.
Hasil minor 0-0 di kandang ini memang belum menggoyahkan posisi Madura United di puncak klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan raihan 20 poin dari 10 laga.
Namun, Laskar Sape Kerrab --julukan Madura United-- gagal memperlebar gap mereka dengan tim peringkat kedua, Barito Putera yang mengoleksi 17 poin dan belum bermain di pekan ke-10.
Sementara itu, Bhayangkara FC masih berkutat di zona merah di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 5 poin dari 10 pertandingan.
Di Stadion Bangkalan, tuan rumah Madura United menguasai laga di 20 menit awal. Meski demikian, Bhayangkara FC juga punya peluang bagus pada menit ke-12.
Namun, sepakan free-kick keras Anderson Salles sukses ditepis dengan gemilang oleh kiper Madura United, Wawan Hendrawan.
Anderson Salles bahkan kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas. Namun sepakannya tipis melewati sisi kanan gawang Madura United.
Madura United nyaris memecah kebuntuan di pengujung babak pertama melalui tendangan spekulasi Ricki Ariansyah dari luar kotak penalti. Namun, upayanya masih bisa ditepis kiper tim tamu, Awan Setho.
Selepas restart, Madura United yang bertindak sebagai tuan rumah semakin ngotot menyerang. Namun, usaha yang dilakukan tim asuhan Mauricio Souza ini selalu menemui kebuntuan.
Alhasil, skor imbang 0-0 pun berakhir hingga laga tuntas.
Sementara pada laga pekan ke-10 lainnya yang digelar bersamaan hari ini, tuan rumah Persik Kediri juga ditahan seri tamunya, PSIS Semarang dengan skor 1-1 di Stadion Brawijaya.
Gol tim tamu PSIS dicetak Taisei Marukawa pada menit ke-34, yang dibalas Persik via penalti Renan Silva (70').
Persik saat ini ada di posisi 11 klasemen dengan 12 poin dari 10 laga, sementara PSIS ada di peringkat kelima dengan 15 poin.
Berita Terkait
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Airlangga Bantah Tudingan Indonesia Jadi Jalur Transshipment Barang China ke AS
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet