Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sepertinya mendapat saingan berat saat memimpin skuad Garuda demi meraih hasil terbaik di Piala Asia 2023 yang akan berlangsung awal 2024 mendatang.
Pasalnya, Roberto Mancini yang resmi ditunjuk sebagai pelatih Arab Saudi, berambisi untuk bisa merengkuh gelar tersebut demi menandai kiprahnya bersama tim berjuluk The Green Falcons itu.
Hal itu disampaikan Mancini pasca menekan kontrak bernilai puluhan juta dolar untuk melatih negara tersebut.
"Target kami adalah berusaha untuk menjuarai Piala Asia setelah 27 tahun. Kami memiliki empat bulan," kata Mancini dikutip dari AFP, Selasa (29/8/2023).
"Kami memiliki pertandingan-pertandingan persahabatan. Kami memiliki dua pertandingan untuk (kualifikasi) Piala Dunia dan setelah itu kami memiliki 20 hari untuk persiapan Piala Asia."
"Kami tahu bahwa ada banyak tim papan atas seperti Jepang, seperti Australia, seperti Korea (Selatan). Namun saya yakin bahwa kami akan pergi ke sana, dan kami akan berusaha untuk memenanginya," tambahnya.
Mancini disebut-sebut ditawari kontrak bernilai lebih dari 25 juta dolar untuk bergabung dengan Arab Saudi. Meski demikian, ia membantah bahwa tawaran dari negara Timur Tenga itu merupakan keputusannya untuk hengkang dari timnas Italia.
Mantan pelatih Inter Milan dan Manchester City itu dikontrak Arab Saudi hingga 2027. Selain Piala Asia, dia secara matematis juga bakal memimpin tim hingga Piala Dunia 2026.
Mancini merupakan akuisisi sosok papan atas terkini yang didatangkan Arab Saudi, setelah sejumlah pesepak bola papan atas bermigrasi ke negara Timur Tengah itu.
Ia tiba di Riyadh hanya beberapa hari setelah mega bintang Brazil Neymar didatangkan ke ibukota. Neymar bergabung dengan sejumlah bintang dunia lain seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema di Liga Arab Saudi.
Arab Saudi menghuni posisi ke-54 dalam peringkat dunia FIFA, jauh di bawah tim papan atas Asia lainnya. Timnas putri Arab Saudi, yang baru memainkan pertandingan pertamanya tahun lalu, menduduki posisi ke-172 dari 186 negara.
Timnas Arab Saudi tidak memiliki pelatih sejak Maret silam, setelah Herve Renard hengkang untuk melatih timnas putri Prancis.
Di Piala Asia 2023, Arab Saudi tergabung di Grup F bersama Thailand, Kirgistan dan Oman. Sementara Timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak dan Vietnam.
Turnamen akbar ini akan berlangsung pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024 di Qatar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Psywar Jelang El Clasico! Beckham Putra Siap Selebrasi di Hadapan Jakmania
-
Prediksi Arsenal vs Atletico Madrid: Preview, Skor, Susunan Pemain
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Amerika Serikat - Jadi Jantung Turnamen Sepak Bola Dunia
-
Venue Persija vs Persib Menggantung, GBK Belum Aman untuk El Clasico Indonesia
-
Daftar Rekor Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Dipecahkan Lionel Messi dan Ronaldo di Amerika
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
Bojan Hodak Lega Persib Full Team Hadapi Persija di GBK
-
Balas Sambutan Bandung, Jakmania Pastikan Suporter Persib Aman di GBK
-
Profil Timnas Prancis: Menanti Sihir Kylian Mbappe untuk Membawa Trofi Emas Pulang
-
Tanpa Imigran, Prancis Bukan Apa-Apa? Fakta di Balik Kejayaan Les Bleus di Piala Dunia