- Gelombang migrasi pasca-Perang Dunia II membentuk masyarakat Prancis yang multikultural dan tercermin dalam dunia sepak bola nasional.
- Pemain keturunan imigran menjadi pilar keberhasilan timnas Prancis, termasuk kemenangan Piala Dunia 1998 melalui skuad multietnik.
- Zinedine Zidane menjadi ikon integrasi sosial yang menginspirasi generasi imigran berikutnya untuk sukses dalam kancah sepak bola profesional.
Suara.com - Prancis dikenal sebagai salah satu negara paling multikultural di Eropa, dan wajah keberagaman itu tercermin jelas dalam dunia sepak bolanya.
Dari generasi imigran Afrika Utara hingga bintang modern seperti Zinedine Zidane, sepak bola telah menjadi panggung utama integrasi sosial sekaligus simbol identitas nasional Negeri Ayam Jantan.
Sejarah multietnik di Prancis berakar dari gelombang migrasi besar pasca-Perang Dunia II.
Saat negara itu membangun kembali wilayahnya yang hancur akibat perang, ribuan pekerja dari bekas koloni seperti Aljazair, Maroko, Senegal, dan negara Afrika lainnya datang, bekerja, lalu menetap secara permanen.
Kondisi tersebut membentuk wajah baru masyarakat Prancis, lebih beragam secara etnis, budaya, dan agama.
Dalam konteks olahraga, terutama sepak bola, keberagaman itu justru melahirkan salah satu kekuatan terbesar di Eropa.
Sepak Bola Jadi Cermin Multikulturalisme Prancis
Di bawah naungan Federation Francaise de Football (FFF), sepak bola berkembang menjadi olahraga paling populer di Prancis.
Federasi ini menaungi seluruh kompetisi nasional, termasuk Ligue 1, yang kini menjadi salah satu liga elite Eropa.
Baca Juga: Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Sepanjang sejarahnya, sepak bola Prancis telah melahirkan banyak pemain besar dari latar belakang keluarga imigran.
Fenomena ini mencapai puncaknya saat Prancis menjuarai 1998 FIFA World Cup dengan skuad yang dijuluki sebagai simbol Black-Blanc-Beur, representasi pemain kulit hitam, kulit putih, dan keturunan Arab.
Zidane, Ikon Besar Prancis Modern
Tak ada nama yang lebih identik dengan simbol keberagaman Prancis selain Zinedine Zidane.
Lahir di Marseille dari orang tua imigran Aljazair, Zidane menjelma menjadi pahlawan nasional setelah membawa Prancis juara dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.
Karier gemilangnya bersama Juventus FC dan Real Madrid CF menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Berita Terkait
-
Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Tunisia: Ambisi Besar Elang Kartago Mengukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Brasil: Ambisi Selecao Mengakhiri Puasa Gelar Kejayaan Joga Bonito di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Bosnia dan Herzegovina: Ambisi Besar 'Si Naga' Mengguncang Dominasi Global
-
Profil Timnas Ceko: Akhiri Puasa 20 Tahun, Siap Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026