Suara.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta sangat menyukai mentalitas anak-anak asuhnya ketika mampu memberikan segalanya dan akhirnya menang 3-1 melawan Manchester United (MU) pada pekan keempat Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Minggu (3/9) malam WIB.
Arsenal dan United hampir menyelesaikan laga dengan skor 1-1 setelah gol Marcus Rashfod dan Martin Odegaard seolah menjadi gol untuk kedua tim sampai akhir pertandingan.
Namun, kerja keras tim Meriam London sebagai tim tuan rumah untuk memenangkan pertandingan berbuah hasil ketika Declan Rice mencetak gol pada menit ke-90+6 dan lima menit berikutnya Gabriel Jesus memperbesar keunggulan sekaligus “kill the game” untuk kemenangan Arsenal.
“Saya menyukai mentalitas tim, determinasi, keinginan untuk menang, terus maju, terus maju. Kami tidak pernah menyerah,” ucap Arteta, dilansir dari laman resmi klub, Senin.
Livescore mencatat, kedua tim mempunyai penguasaan bola yang imbang 50 persen. Namun, The Gunners unggul dalam jumlah melesatkan tendangan dengan sembilan tendangan yang lima di antaranya tepat sasaran, berbanding tiga dari kubu Setan Merah yang hanya dua tendangan tepat sasaran ke gawang yang dikawal Aaron Ramsdale.
“Secara keseluruhan selama 100 menit, tim ini sangat dominan dan pantas memenangkan pertandingan,” ucap Arteta.
Dalam kesempatan yang sama, mantan asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City itu memuji gelandang anyarnya Declan Rice.
Menurutnya, gelandang yang didatangkan dari West Ham United dengan banderol fantastis senilai 105 juta poundsterling (sekitar Rp2,02 triliun) itu sangat dominan bermain di lini tengah dan dengan kualitasnya mampu membuat perbedaan ketika menyarangkan gol pada menit-menit akhir.
“Dia sangat dominan dan kemudian menghasilkan momen ajaib untuk memenangkan pertandingan, jadi saya sangat senang dengannya,” ucap Arteta.
Baca Juga: Jadon Sancho Bantah Tudingan Erik ten Hag soal Attitude, Ruang Ganti Manchester United Memanas?
Arsenal kini menduduki posisi kelima klasemen sementara dengan 10 poin dan mempunyai waktu dua pekan (jeda internasional) sebelum bertandang ke Goodison Park, markas Everton pada Minggu (17/9) pukul 22.30 WIB.
Sebagai pelatih, Arteta akan menggunakan jeda bermain dua pekan itu untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki timnya yang selama ini menurutnya masih kerap menang dengan skor tipis atau kurang meyakinkan.
“Ini berjalan empat pertandingan. Kami pantas memenangkan empat pertandingan, itu jelas, tapi sejujurnya, selisih skor yang kami miliki di tahap-tahap akhir pertandingan tidak cukup besar untuk apa yang dilakukan tim,” ucap pelatih 41 tahun itu.
“Itu adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan karena Anda melihat banyak kecemasan dan Anda harus menunggu momen ajaib (gol) di akhir pertandingan dan kami tidak ingin bergantung pada hal itu,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Mikel Arteta vs Guardiola di Final Carabao Cup: Murid Tantang Guru, Kini Arsenal Punya Keunggulan?
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Arsenal Tembus Final Carabao Cup, Mikel Arteta Siap Berpesta di Stadion Wembley
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?