Suara.com -
Argentina meraih kemenangan tipis 1-0 atas Ekuador pada laga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL. Lionel Messi kembali menjadi bintang setelah mencetak gol tunggal kemenangan Argentina.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Mas Monumental, Jumat (8/9/2023) pagi WIB, tuan rumah Argentina ini tampil dengan kekuatan terbaiknya, dimana Messi dan Lautaro Martinez menjadi andalan di lini depan.
Argentina tampil dominan di babak pertama. Namun Ekuador mampu bertahan dengan baik dan cukup rapi sehingga menbuat tuan rumah kesulitan untuk membuat peluang berbahaya di babak pertama.
Peluang emas baru dimiliki oleh Argentina jelang akhir babak pertama. Namun usaha Lautaro Martinez gagal membuahkan hasil setelah bola hasil tembakannya masih membentur tiang gawang. Tak ada gol di babak pertama.
Di babak kedua, Argentina masih menguasai bola namun masih kesulitan melakukan ancaman berbahaya. Angel Di Maria dimainkan pada guna mempertajam serangan di menit ke-62.
Messi mencoba mengancam setelah melakukan kerjasama yang baik dengan Rodrigo De Paul. Namun sepakan Messi masih dapat diamankan oleh kiper Hernan Galindez di menit ke-70.
Usaha Messi akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-78, Messi berhasil menjebol gawang Ekuador lewat tendangan bebasnya yang tak mampu dihalau kiper Galindez.
Ini juga menjadi koleksi gol Messi ke-104 bagi Timnas Argentina. Hingga akhir laga skor tetap tidak berubah 1-0 bagi kemenangan tuan rumah Argentina.
Ini menjadi awal yang baik bagi Argentina memenangi laga pertama d Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL. Argentina selanjutnya akan menyambangi Bolivia dalam laga kedua.
Baca Juga: 4 Alasan Timnas Indonesia U-23 Menang Mudah Lawan Taiwan U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Pada pertandingan lainnya, Paraguay bermain imbang 0-0 dengan Peru. Sementara Kolombia meraih kemenangan tipis di laga kandang 1-0 atas Venezuela.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey