Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong mencoret empat nama dari 27 pemain yang semula dipanggil jelang laga perdana kualifikasi Piala Asia U-23 2024 Grup K melawan Taiwan pada Sabtu (9/9) malam ini di Stadion Manahan, Solo.
Empat nama itu adalah Beckham Putra (Persib Bandung), Muhammad Taufany (Borneo FC), Akbar Arjunsyah (Persija Jakarta), dan Victor Dethan (PSM Makassar).
“Iya betul ada empat nama yang dicoret,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto seperti dilansir Antara, Sabtu (9/9).
Beckham Putra dicoret karena menderita cedera yang dibawa saat memperkuat klubnya Persib Bandung. Sementara tiga nama lainnya, dicoret karena alasan regulasi jumlah pemain kualifikasi Piala Asia U-23 2024 yang hanya memperbolehkan membawa 23 nama.
“Betul, Beckham cedera. Taufany, Akbar Arjunsyah, dan Victor Dethan karena regulasi,” jelas mantan pesepak bola yang dulu bermain sebagai bek tengah.
Dalam kesempatan yang sama, pria berusia 44 tahun itu juga mengonfirmasi keempat pemain yang dicoret tersebut sudah tidak hadir pada latihan terakhir timnas di Stadion Manahan Jumat malam.
Pada sesi latihan itu, ada 20 pemain yang mengikuti sesi latihan yang tiga di antaranya adalah kiper. Ada tiga pemain yang absen yaitu Dony Tri Pamungkas, Muhammad Dzaky Asraf, dan Alfeandra Dewangga dikarenakan pada hari yang sama membela timnas senior ketika menang 2-0 melawan Turkmenistan pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Indonesia akan melakoni dua laga kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dengan yang pertama melawan Taiwan pada Sabtu pukul 19.00 WIB dan melawan Turkmenistan pada Selasa (12/9) pukul 19.00 WIB.
Untuk lolos pada putaran final Piala Asia U-23 2024 yang rencananya digelar 15 April sampai 3 Mei tahun depan nanti, Indonesia harus menjadi juara grup atau setidaknya menjadi satu dari empat runner-up terbaik dari 11 grup yang ada.
Baca Juga: Gasak Turkmenistan, Timnas Indonesia Kangkangi Dua Negara Afrika di Ranking FIFA
Berikut 23 nama timnas Indonesia U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23 2024:
1. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya)
2. Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC)
3. Nuri Agus Wibowo (Bekasi FC)
4. Elkan Baggott (Ipswich Town)
5. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
6. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)
7. Pratama Arhan (Tokyo Verdy)
8. Alfeandra Dewangga (PSIS Semarang)
9. Ilham Rio Fahmi (Persija Jakarta)
10. Komang Teguh Trisnanda (Borneo FC)
11. Muhammad Fajar Fathur Rachman (Borneo FC)
12. Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)
13. Arkhan Fikri (Arema FC)
14. Ivar Jenner (FC Utrecht)
15. Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
16. Muhammad Rayhan Hannan (Persija Jakarta)
17. Rafael William Struick (Ado Den Haag)
18. Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
19. Jeam Kelly Sroyer (Persik Kediri)
20. Muhammad Dzaky Asraf (PSM Makassar)
21. Titan Agung Bagus Fawwazi (Bhayangkara Presisi FC)
22. Hokky Caraka (PSS Sleman)
23. Ramadhan Sananta (Persis Solo)
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI
-
Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak
-
Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim
-
BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak
-
M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!
-
Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan
-
AS Lipat Gandakan Produksi Komponen Interseptor Rudal PAC-3 dan THAAD