Suara.com - Persiraja Banda Aceh berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga 2 Indonesia 2023 di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh, Minggu malam (17/9/2023).
Kedua gol Persiraja Banda Aceh masing-masing diciptakan Ricardo Pires pada tambahan waktu babak pertama, dan di menit ke 86 Riski Yusuf Nasution menambah keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.
Sebagai tim tamu, Sriwijaya FC tampil apik sejak awal pertandingan dan mampu menciptakan peluang emas menit-menit pertama Tetapi upaya mereka untuk membongkar gawang Persiraja lebih dulu gagal.
Setelah mendapatkan beberapa serangan, di pertengahan babak pertama Persiraja mulai meningkatkan tensi permainan, hingga berhasil merubah keadaan.
Berkat gocekan indah Andik Vermansyah melewati pemain bawah lawan, dan memberikan umpan manja ke kotak 16 lawan, akhirnya berhasil disambut lewat sundulan keras Ricardo Pires hingga berubah papan skor menjadi 1-0. Bertahan hingga turun minum.
Tertinggal satu angka, Sriwijaya FC mulai tampil menekan sejak awal babak pertama, serangan demi serangan diciptakan dan membuat repot lini pertahanan Persiraja.
Namun sayang, berbagai upaya yang dibangun anak asuh M Yusup Prasetyo itu masih tidak bisa menyamakan kedudukan hingga di menit-menit akhir pertandingan.
Sebaliknya, Persiraja mampu keluar dari gempuran Sriwijaya, dan membangun serangan hingga kembali mendapatkan peluang lewat bola mati dari luar kotak 16.
Sepakan bola mati tersebut akhirnya mampu disambut Riski Yusuf Nasution lewat sundulan, dan kembali menambahkan keunggulan buat tuan rumah.
Baca Juga: Ramadhan Sananta Batal Gabung Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Ini menjadi kemenangan perdana bagi Persiraja Banda Aceh setelah sebelumnya diimbangi PSPS Riau tanpa gol.
Pelatih Sriwijaya FC M Yusup Prasetyo mengucapkan selamat kepada Persiraja Banda Aceh atas kemenangannya dalam pertandingan ini.
Yusup mengapresiasi kepemimpinan wasit yang dinilai cukup fair, sehingga pertandingan berjalan baik. Tetapi, ia hanya mengeluhkan sikap pemain Persiraja yang terlalu banyak membuang waktu.
"Satu hal yang kurang menyenangkan menurut saya, bagaimana mereka buang-buang waktu dengan guling-guling," kata M Yusup seperti dimuat Antara.
Sementara itu, Pelatih Persiraja Banda Aceh Achmad Zulkifli bersyukur karena telah mampu meraih poin penuh perdana di kandang sendiri.
Terkait dengan teknik membuang waktu para anak asuhnya, ia mengaku bahwa taktik tersebut lumrah dan tidak ada instruksi khusus darinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Dony Tri Pamungkas Masih Percaya Persija Bisa Juara Super League 2025/2026
-
Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera
-
John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini
-
Bayern Munich Ikut Bersaing dengan AC Milan untuk Dusan Vlahovic
-
Bayern Munich Siapkan Negosiasi Perpanjangan Kontrak Harry Kane
-
Mohamed Salah Segera Umumkan Klub Baru dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Ipswich Town Gagal Amankan Promosi Otomatis Usai Ditahan Southampton 2-2
-
Penyerang Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang Piala AFF 2026, Siapa Tertajam?
-
Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?