Suara.com - Pelatih PSPS Riau Jan Saragih mengatakan timnya kini fokus memperbaiki penyelesaian akhir jelang menghadapi Semen Padang pada pekan ketiga Liga 2 Indonesia Grup 1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Senin (25/9/2023).
"Dari dua laga yang sudah dijalani khususnya di laga kedua, ada sejumlah peluang yang tidak bisa dikonversi menjadi gol," ungkap Jan Saragih, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Jumat (22/9/2023).
"Tapi lawan yang hanya punya sedikit peluang bisa menjadi gol. Peluang yang dikonversi menjadi gol adalah sangat penting agar tidak memunculkan rasa frustrasi," sambungnya.
Jan Saragih menjelaskan kekurangan ini terlihat pada dua pertandingan terakhir PSPS setelah gagal mencetak gol ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh dan PSDS Deli Serdang. PSPS hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Persiraja dan takluk 0-3 kontra PSDS.
"Kita akan all out tapi juga harus tenang, tidak terburu-buru karena menjaga stabilitas tim adalah sangat penting dan kita berkomitmen untuk memberikan yang terbaik," tegas Jan Saragih.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu berharap Supardi Nasir serta kolega dapat tampil lebih solid lagi pada laga-laga berikutnya.
Sementara itu soal performa pemain asing PSPS Riau yaitu Lee Min-woo dan Drago Maksimovic, Jan Saragih mengaku masih belum puas.
"Laga-laga sebelumnya jadi pelajaran kita. Dalam latihan tim, kita sepakat untuk lebih fokus dan terus belajar lagi ke depannya," ungkap Jan Saragih.
"Mungkin karena mereka baru beberapa minggu di Indonesia. Masih butuh adaptasi lagi termasuk adaptasi gaya sepak bola Indonesia yang keras," pungkasnya.
Baca Juga: Deltras FC vs Gresik United, Panpel Beri Harga Khusus untuk Pelajar
Saat ini PSPS Riau menghuni posisi juru kunci klasemen sementara Liga 2 Indonesia Grup 1 dengan raihan satu poin dari dua pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar