Suara.com - Pelatih Persikabo 1973 Aji Santoso mengatakan pelanggaran tak penting di menit akhir membuat timnya kembali menelan kekalahan pada pekan ke-13 BRI Liga 1 Indonesia, Sabtu.
Dikutip dari rilis yang diterima, Minggu, pada pertandingan kemarin Persikabo 1973 harus takluk dari Persik Kediri akibat gol larut Anderson Nascimento di detik-detik akhir laga.
"Setiap pertemuan saya katakan jangan membuat pelanggan tidak penting, tetapi entah pemain saya mungkin lupa membuat pelanggaran lagi dan akhirnya terjadi gol," ungkap Aji.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut melanjutkan, melewati beberapa pertandingan turut mempengaruhi mental dari anak-anak asuhnya.
Dirinya menilai seri merupakan hasil yang seharusnya dapat diamankan oleh timnya, namun kesalahan pada menit-menit akhir pertandingan membuat Persikabo 1973 kembali menelan kekalahan.
"Ya cukup sulit mengangkat mental anak-anak setelah beberapa kali pertandingan tidak menang, saya pikir tadi seharusnya seri, tapi kami masih kalah," jelas Aji.
Pada pertandingan ini Persikabo 1973 tertinggal terlebih dahulu akibat gol Mohammad Khanafi sebelum akhirnya dapat menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri pemain Persik Kediri Yusuf Meilana.
Laksar Pajajaran kembali tertinggal oleh Persik Kediri akibat sundulan Khanafi, namun dapat kembali menyamakan kedudukan berkat gol Didik Wahyu.
Persikabo 1973 harus menelan kekalahan pada pertandingan ini setelah Persik mencetak gol ketiga melalui Anderson Nascimento.
Hasil ini membuat Persikabo 1973 masih berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan sembilan poin dari 13 pertandingan.
Selanjutnya Persikabo 1973 akan melakoni pekan ke-14 Liga 1 Indonesia dengan bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (29/9) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey