Suara.com - Pemain keturunan, Jay Idzes mengungkapkan impiannya untuk bisa membela timnas Indonesia. Hal itu ia sampaikan terhadap media Belanda.
Awal September lalu, Jay Idzes bertemu dengan Ketum PSSI, Erick Thohir. Besar kemungkinan bek berusia 23 tahun ini masuk naturalisasi untuk membela skuad Garuda.
"Hari ini saya mengumumkan bahwa pemain asal klub Venezia Jay Idzes akan kita proses untuk memperkuat Merah Putih di ajang internasional untuk Garuda Mendunia, kata Erick lewat keterangan tertulisnya, Rabu (6/9/2023).
"Idzes masih berusia 23 tahun. Kariernya sedang menuju puncak. Jadi pemain ini adalah pemain yang sangat potensial dan akan in sya Allah akan menambah kekuatan timnas kita," sambungnya.
Di sisi lain, Jay Idzes mengungkapkan bahwa ia sangat takjub dengan dukungan yang diberikan suporter tanah air terhadapnya.
"Ketika saya bermain di FC Eindhoven, saya menerima banyak cinta dari Indonesia. Saya tidak pernah mengalami hal itu sebelumnya," ucap Idzes dikutip dari de Geldenlander, Minggu (1/10/2023).
Lebih lanjut, bek yang berkarier di Venezia ini mengungkapkan mimpinya untuk bisa membela timnas Indonesia. Sebab, Merah Putih sangat dekat di hatinya.
"Bisa mewakili negara tempat kakek dan nenek saya tinggal selama tiga puluh tahun adalah sebuah kehormatan besar. Indonesia snagat dekat di hati saya karena sebenarnya saya berasal dari sana. Begitulah cara saya melihatnya," tegas Idzes.
"Semoga saya bisa membantu menempatkan negara ini lebih baik di peta sepak bola," imbuh pemain berusia 23 tahun ini.
Baca Juga: Jay Idzes Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga Tak Khawatir
Adapun jika diproses tepat waktu, maka Jay Idzes kemungkinan besar bisa jadi andalan Shin tae-yong di Piala Asia 2023 mendatang.
Sebagai informasi, menukil dari Transfermarkt Jay Idzes dibeli oleh Venezia dari Go Ahead Eagles. Musim 2023/2024, ia sudah menjadi andalan dengan tampil selama delapan pertandingan Serie B Italia dan catatan itu masih bisa bertambah.
Berita Terkait
-
Perbandingan Nilai Pasar Jay Idzes vs Ryan Flamingo, Buruan Shin Tae-yong untuk Bela Timnas Indonesia
-
Bekerja Senyap, PSSI Naturalisasi 3 Pemain Baru? Intip Sosoknya
-
Satu Lagi Pemain Belanda Masuk Bidikan Timnas Indonesia untuk Dinaturalisasi, Lagi-lagi Bek Tengah
-
Erick Thohir Pecahkan Kontroversi Naturalisasi Pemain, Apakah Ini Kunci Kebangkitan Sepak Bola Indonesia?
-
Tak Takut Naturalisasi Jay Idzes, Alfeandra Dewangga: Buktikan di TC dan Pertandingan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti