Suara.com - Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor telah merampungkan pergantian rumput dan perbaikan drainase yang menghabiskan dana Rp1,9 miliar.
Hal itu disampaikan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor Asnan di Bogor menjelaskan bahwa Stadion Pakansari kini menggunakan rumput jenis Zoysia Japonica dari yang sebelumnya berjenis Zoysia Matrella.
"Rumput sudah selesai ditanam. Saat ini sedang dipupuk terus supaya tumbuhnya cepat dan bagus. Pada intinya ini sudah sesuai target," kata Asnan dikutip dari Antara, Jumat (6/10/2023).
Meskipun penanaman rumput telah rampung, namun lapangan sepak bola Stadion Pakansari belum bisa digunakan karena harus menunggu enam bulan untuk siap digunakan kembali.
"Terutama untuk liga sepak bola karena tanahnya masih terlalu lembek, jadi perlu penyesuaian dulu agar tanahnya padat dan pantulan bola sesuai dengan regulasi FIFA," terangnya.
Asnan menjelaskan bahwa sejak beroperasi pada 2016, rumput Stadion Pakansari belum pernah diganti sama sekali sehingga kondisinya memprihatinkan, terlebih saat hujan kerap terjadi banjir.
Namun, stadion berkapasitas 30.000 penonton itu masih digunakan sebagai home base bagi tim sepak bola Persikabo 1973 dalam mengarungi Liga 1 Indonesia.
Sedangkan jenis rumput baru yang digunakan, kata dia, memiliki ketahanan lebih baik dibanding jenis Zoysia Matrella yang digunakan sebelumnya.
Zoysia Japonica banyak digunakan untuk lapangan golf. Rumput jenis ini memiliki tingkat pemulihan lebih cepat, meski memiliki tekstur lebih kasar dibanding Zoysia Matrella.
“Zoysia Japonica bisa tumbuh lebih cepat dan lebih tahan banting dengan iklim Indonesia apalagi intensitas penggunaan Stadion Pakansari sangat tinggi,” terang Asnan.
Berita Terkait
-
Tak Bisa Dampingi Persija Lawan Barito Putera, Thomas Doll Komunikasi dengan Pemain Pakai Telepati
-
Reguler Main di Barito Putera, Rahmad Darmawan: Bagus Kahfi Comeback ke Timnas Indonesia Cuma Tinggal Tunggu Waktu
-
Hasil BRI Liga 1: Tundukkan PSIS Semarang, Rans Nusantara FC Bersaing di Papan Atas Klasemen
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan