Suara.com - Timnas Indonesia mendapatkan rival tangguh di Piala AFF tahun depan setelah masuknya satu negara ini. Peluang juara Piala AFF semakin mengecil?
Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) mengumumkan kalau satu negara bergabung di kompetisi AFF tahun depan. Negara tersebut yakni Kirgistan.
Hal ini diketahui dalam sebuah unggahan akun Instagram @theaseanfootball. Dalam unggahan tersebut, dijelaskan kalau Kirgistan akan turut berpartisipasi di ajang bergengsi Asia Tenggara ini.
"Presiden Federasi Sepak Bola Asean (AFF), Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN Samet Khiev dan Sekretaris Jenderal Winston Lee mengunjungi dan bekerja dengan Federasi Sepak Bola Kyrgyzstan KYT," bunyi pernyataan di akun theaseanfootball.
"Dalam pertemuan di atas, kedua belah pihak mencapai kesepakatan kerja sama," lanjut pernyataan tersebut.
"Salah satunya termasuk keikutsertaan timnas Republik Kyrgyzstan pada turnamen yang diselenggarakan oleh AFF mulai tahun depan," tutup pernyataan pada keterangan foto yang diunggah.
Tentunya hal ini memang membawa dampak positif untuk persaingan tim di Asia Tenggara. Sebelumnya, Piala AFF hanya diikuti oleh 11 negara saja.
Masuknya Kirgistan ini akan menambah persaingan di Piala AFF tahun depan. Timnas Indonesia pun kini juga mendapatkan pesaing kuat untuk Piala AFF tahun depan.
Dengan masuknya Kirgistan, apakah nantinya peluang Timnas Indonesia juara Piala AFF semakin mengecil? Atau justru skuad Garuda bisa semakin tertantang dan menjadi juara di Piala AFF tahun depan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim