Suara.com - Skuad Ekuador U-17 mulai memanaskan mesin sebagai persiapan menghadapi Timnas Indonesia U-17 dan tim lainnya di Grup A Piala Dunia U-17 2023. Sebelum bertolak ke Tanah Air, mereka akan terlebih dahulu ke Arab Saudi untuk penyesuaian waktu.
Tim Ekuador U-17 sudah mulai berkumpul, Minggu (22/10/2023) waktu setempat. Rencananya, mereka akan terbang ke Arab Saudi untuk menjalani training camp (TC) pada 26 November mendatang.
Fokus TC selama di Arab Saudi adalah penyesuaian waktu dan suhu. Seperti diketahui perbedaan jam antara Indonesia dan Ekuador cukup jauh.
Setelah itu, skuad Ekuador akan bertolak ke Indonesia pada 4 November untuk bersiap menghadapi laga pedana melawan tim Merah Putih enam hari setelahnya.
"Hari Minggu kami kumpul. Hari Kamis tanggal 26 kita berangkat, pertama ke Arab untuk bisa beradaptasi dengan zona waktu dan tanggal 4 November kita sudah berada di Indonesia untuk mempersiapkan diri. Para pemain harus bergerak," kata Pelatih Ekuador U-17, Diego Martinez dilansir dari Ole, Senin (23/10/2023).
"Untuk beradaptasi dengan semua situasi, impian mereka adalah bermain di Eropa. Pemain Ekuador harus bisa beradaptasi dengan makanan, lingkungan, budaya. Peningkatan ini akan membantu dan menguntungkan mereka," jelasnya.
Adapun Ekuador telah merilis daftar 21 pemain yang akan dibawa ke Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023. Namun, dalam daftar tak ada nama wonderkid Chelsea Kendry Paez.
Adapun Ekuador satu grup bersama Timnas Indonesia U-17 di Grup A. Selain itu ada lagi Panama dan Maroko.
Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung 10 November sampai 2 Desember. Grup A akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Baca Juga: 4 Negara ASEAN yang Dinilai Lebih Pantas Tampil di Piala Dunia U-17 Ketimbang Timnas Indonesia U-17
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
-
Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya
-
Terima Audiensi Masyarakat Pati yang Tolak Demo, DPR: Tak Harus Selalu Turun ke Jalan
-
Meski Tidak Ditandatangani Direktur Penyidikan, Surat Penahanan Febrie Adriansyah Tetap Sah
-
Tim Hukum Febrie Adriansyah Sebut Sangkaan Kejagung 'Imajinatif', Dasar Hukumnya Dipertanyakan
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total
-
6 Cara Meratakan Warna Kulit Tangan Belang akibat Naik Motor dengan Body Sunscreen
-
Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla
-
Karhutla Meluas di Kalbar, Wamen LH Minta Korporasi Perkuat Sekat Kanal: Apa Itu?
-
Mengapa Satwa Endemik Indonesia Tak Bernasib seperti Panda China?