Suara.com - Marselino Ferdinan sudah dianggap bak adik sendiri oleh Sandy Walsh. Pemain KV Mechelen itu membantu gelandang 19 tahun ini adaptasi di Belgia.
Sebagaimana diketahui, Marselino Ferdinan menjadi salah satu pemain timnas Indonesia yang abroad ke Liga Belgia. Eks Persebaya Surabaya itu bergabung dengan KMSK Deinze.
Di Belgia, Marselino tidak sendirian untuk beradaptasi. Sebab, Sandy Walsh yang juga berkarier di sana ikut membantunya.
Bahkan Sandy Walsh sudah menganggap Marselino bak adiknya sendiri. Ia mengunjungi gelandang berusia 19 tahun ini setiap bulannya.
"Tentang Marselino, syaa banyak membantunya. Saya menemuinya mungkin setiap bulan. satu atau dua kali dan mengajaknya makan atau pergi ke KBRI untuk perayaan," ucap Sandy Walsh dikutip dari podcast Sport77 Official.
"Dia bekerja sangat keras. Maksud sya jika pemain dengan ambisi besar ingin menjadi lebih baik, bermain di Eropa bisa membantu, meskipun banyak Liga di Asia lainnya yang juga bisa membantu para pemain muda," imbuhnya.
Menurut Sandy, Marselino adalah pemain yang punya potensi dan ambisi besar. Ia mengungkapkan gelandang 19 tahun itu bertekad menembus Liga Champions dan itu realistis untuk dicapai mengingat kini usianya yang masih belia.
"Saya bertanya ke Marselino 'apa yang menjadi ambisimu?' dan dia bilang 'Liga Champions'. Saya bilang 'Oke, itu mungkin. Kamu bisa mencobanya'." tegas Sandy Walsh.
Baca Juga: Gacor Bareng Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama Justru Apes di Klub
Berita Terkait
-
Bukan Shin Tae-yong, Ini Pelatih Pertama yang Ajak Sandy Walsh Gabung Timnas Indonesia
-
Posisi Bermainnya Sama, Sandy Walsh Ungkap Hubungannya dengan Asnawi Mangkualam
-
Soroti Kedisiplinan Makan Pemain Indonesia, Sandy Walsh: Beberapa Masih Banyak Konsumsi Cokelat
-
Kelakar Sandy Walsh: Siap Balaskan Dendam Evan Dimas ke Bek Timnas Vietnam
-
Sangar! Sandy Walsh Tak Segan untuk Sikut Pemain Vietnam yang Main Kasar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
-
5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!
-
Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold