Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan memamerkan skill baru kembali usai lemparan maut sudah menjadi senjata utamanya ketika membela Timnas Indonesia.
Bek Tokyo Verdy ini dikenal dengan salah satu skill lemparan maut ke dalam. Skill ini kerap membuat kiper lawan harus berjibaku menyelamatkan gawangnya.
Kini, bek 21 tahun ini kembali melatih skill yang barunya. Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan akun TikTok @sepakbola_id45.
Dalam unggahan video tersebut, tampak Pratama Arhan tengah menjajal olahraga tinju di sebuah tempat gym.
Tampak, eks pemain PSIS Semarang tersebut mengenakan celana pendek dengan kaus tanpa lengan sembari tangannya terpasang sarung tinju.
Ia pun mencoba melayangkan tinju ke arah Punching mitt yang dipegang oleh seseorang di dalam ruangan gym.
Sang pemegang punching mitt pun kelabakan karena alatnya selalu terlempar ketika Arhan melayangkan tinju tersebut.
Pengunggah pun menyebut kalau kini Pratama Arhan telah menjadi pemain boxing.
"dari lempar lembing sekarang jadi pemain boxing," tulis @sepakbola_id45.
Terlepas dari hal tersebut, Pratama Arhan telah kembali ke klub usai membela Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei.
Bek Tokyo Verdy ini berpotensi akan dipanggil kembali oleh pelatih Shin Tae-yong untuk putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak pada 16 November 2026 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim