Suara.com - Ekuador nampak serius jelang menghadapi Timnas Indonesia U-17 dalam laga perdana Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada 10 November mendatang. Mereka akan menantang peserta Piala Dunia lainnya yaitu Mali sebelum bertanding lawan tim Merah Putih.
Ekuador U-17 saat ini sudah berada di Arab Saudi sejak beberapa waktu lalu untuk menjalani training camp (TC) sekaligus penyesuaian suhu dan waktu. Ini harus dilakukan karena perbedaan waktu antara Ekuador dan Indonesia tempat lokasi Piala Dunia U-17 sangat mencolok.
Tidak hanya itu, Ekuador juga akan menggelar pertandingan persahabatan. Mali dikabarkan menjadi lawan di mana kebetulan juga peserta Piala Dunia U-17 2023.
Tentu laga melawan Mali sangat bagus sebagai pemanasan sebelum melawan Timnas Indonesia U-17. Meski memang ada perbedaan antara tim asuhan Bima Sakti dan Mali.
"Tim Afrika (Mali) juga akan berpartisipasi di Piala Dunia U-17, sehingga pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi Ekuador untuk mulai menghadapi tim-tim dengan level yang baik," tulis media Ole dilansir, Selasa (31/10/2023).
Juan Sebastian Rodriguez, gelandang Timnas U-17 Ekuador, berbicara jelang pertandingan persahabatan melawan Mali. Menurutnya, ini bagus untuk mengukur sejauh mana kekuatan Timnas Indonesia U-17.
"Ini hal yang bagus untuk bisa mengukur kekuatan kami dengan tim yang kuat. Ini akan membantu kami mempersiapkan diri dan menerapkan apa yang telah kami latih sebagai tim," ujar Juan Sebastian Rodriguez.
"Sejak saya berusia empat tahun, saya selalu bermimpi untuk bisa beralih dari menonton Piala Dunia menjadi bermain di Piala Dunia. Bagi saya, berada di sini, mengenal budaya baru, tempat baru, dan bermain di Piala Dunia, adalah sesuatu yang unik yang selalu saya impikan. Pelatih memberi kami kepercayaan untuk datang dan menikmati diri sendiri, kami sangat senang dan tidak sabar menunggu dimulainya kejuaraan," tambahnya.
Ekuador dan Timnas Indonesia U-17 berada di Grup A bersama dua tim lainnya yaitu Maroko dan Panama. Adapun Ekuador adalah salah satu tim yang dijagokan bisa melangkah dari fase grup.
"Sebagai tim nasional, kami ingin membawa pulang piala, kami sangat termotivasi untuk melakukannya," tutupnya.
Sementara itu sama seperti Ekuador, Timnas Indonesia U-17 terus menggodok persiapan. Kini, tim asuhan Bima Sakti sedang menjalani training camp (TC) di Jakarta.
Sebelum itu, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan sudah menggelar pemusatan latihan di Jerman. Nantinya akan segera ditentukan 21 nama terbaik untuk ikut serta di Piala Dunia U-17 salah satunya menghadapi Ekuador.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Alvaro Arbeloa Puji Setinggi Langit Mbappe dan Vinicius Usai Real Madrid Tekuk Villarreal
-
3 Pemain Top Eropa yang Gabung Persib Bandung, Terbaru Layvin Kurzawa
-
Naturalisasi Berbondong-bondong ke Super League, PSSI Tak Khawatir Timnas Indonesia jadi Lemah
-
Viral Joget Matheus Cunha Usai Cetak Gol Kelas Dunia di Kandang Arsenal
-
Jordy Wehrmann Konfirmasi Sedang Jalani Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia
-
Bocoran Orang Dalam PSSI, John Herdman Kantongi Nama-nama Pemain Keturunan Eropa Buat Dipantau
-
Bakal Akuisisi Mantan Klub, Sergio Ramos Gelontorkan Dana Rp8,9 Triliun
-
Juventus Butuh Striker Baru, Luciano Spalletti Sebut Kenan Yildiz Bukan Pemain Normal
-
Jadi Pahlawan Kemenangan Manchester United, Matheus Cunha Terancam Sanksi FA, Kok Bisa?
-
Mental Pemain Arsenal Lemah, Mikel Arteta Berkilah Anak Asuhnya Kelelahan