- PSIM Yogyakarta ditahan imbang 2-2 oleh Persijap Jepara pada 12 Maret 2026 akibat dua gol lawan dari situasi bola mati.
- Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, akan mengevaluasi kinerja timnya dalam mengatasi situasi tendangan bebas dan sepak pojok.
- Hasil imbang ini menyebabkan PSIM tertahan di posisi kedelapan klasemen BRI Super League dengan koleksi 38 poin.
Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel akan mengevaluasi bagaimana timnya mengatasi bola mati.
Evaluasi itu diungkapkan van Gastel usai timnya ditahan 2-2 Persijap Jepara pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (11/3/2026).
“Jepara tidak menciptakan banyak peluang, mereka hanya berbahaya melalui bola mati. Banyak kesalahan bodoh dalam permainan ini. Saya tidak akan bilang bagus, tapi itu membuat saya jantungan,” kata Van Gastel, Kamis (12/3/2026).
Dua gol dari Persijap di laga ini tercipta dari situasi bola mati, pertama dari sepak pojok dan kedua dari tendangan bebas.
Borja Martinez membawa Persijap memimpin cepat pada menit ketiga yang diawali dari situasi sepak pojok, namun gol itu dibalas dua gol oleh PSIM melalui Ezequiel Vidal (16') dan Ze Valente (37').
Di babak kedua, Persijap yang berjuluk Laskar Kalinyamay itu kembali menyakiti PSIM dengan bola mati, kali ini melalui tendangan bebas yang berhasil dimanfaatkan dengan menjadi gol oleh Iker Guarrotxena (64').
“Kita memulai dengan kurang beruntung, kita kebobolan lewat bola mati. Dan kemudian kita butuh beberapa menit untuk kembali ke permainan kita,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
“Tapi, saya rasa bagi para pendukung dan penggemar netral, ini adalah pertandingan yang bagus untuk ditonton. Intensitas yang tinggi, banyak permainan yang bagus,” tambah dia.
Sementara itu, pemain sayap Riyatno Abiyoso mengaku kecewa timnya kembali gagal meraih tiga poin di kandang.
Baca Juga: BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
Ini adalah laga tanpa kemenangan keempat untuk Laskar Mataram di kandang, dengan tiga laga terakhir selalu berakhir seri.
“Dua gol kita lewat bola mati dan kita gagal meraih tiga poin di kandang kita. Itu bukan hasil baik buat kita,” kata Abiyoso.
“Tapi pertandingan pada malam hari ini menarik bagi kedua tim karena intensitas tim cukup tinggi dan ke depannya kita akan lebih kerja keras lagi untuk menghadapi next pertandingan,” tambah dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM tertahan di posisi delapan klasemen dengan 38 poin. Mereka akan kembali berlaga pada 3 April saat tandang melawan Dewa United Banten FC. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
BGN Bersih-Bersih Pegawai Bermasalah, Ada yang Diduga Ngentit Duit MBG hingga Terlibat Judol
-
Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
Tak Lagi Diisolasi, Febrie Adriansyah Mulai Jalani Hari-hari Bersama Tahanan KPK
-
Pasca Ledakan Bom, 20 Ribu Polisi Jaga Lokasi Pidato Kenegaraan Presiden Filipina
-
Rilis 24 Agustus! NCT 127 Siap Comeback dengan Full Album Terbaru, BLINGY
-
KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain
-
Ekonom Coret Thomas Djiwandono dari Bursa Gubernur BI, Dinilai Tak Penuhi Kriteria
-
Menyelimuti 55 Juta Ton Sampah dengan Geomembrane: Solusi Darurat atau Bom Waktu Berbahaya?