Suara.com - Gelandang berdarah Indonesia Radja Nainggolan direncanakan berkunjung ke Indonesia untuk meramaikan gelaran Piala Dunia U-17 2023.
Informasi ini diketahui dari unggahan video di akun Instagram resmi menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir @erickthohir, Jumat pagi pukul 10.00 WIB.
"Halo Indonesia, Horas! Apa kabar fans sepak bola Indonesia? Saya ingin berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang sudah mengundang saya untuk menjadi bagian dari event bersejarah Piala Dunia ini yang akan bergulir di Indonesia sebentar lagi," ujar Nainggolan dalam unggahan video tersebut.
"Ayo sama-sama kita dukung Piala Dunia U17 Indonesia 2023. Beli tiketnya sekarang juga, tidak sabar bertemu saat acaranya berlangsung, sampai ketemu," sambungnya.
Sementara itu di dalam unggahan video tersebut, Erick menuliskan caption jika mantan gelandang Inter Milan dan AS Roma tersebut akan meramaikan FIFA World Cup U-17 di Indonesia.
"Radja Nainggolan akan ke Indonesia. Pemain berdarah Indonesia yang pernah bermain di Inter Milan dan AS Roma ini akan ikut meramaikan FIFA World Cup U-17 di Indonesia! Sampai jumpa di Indonesia Radja," tulis Erick dalam unggahan tersebut.
Radja Nainggolan tercatat merupakan salah satu pemain berdarah Indonesia yang memiliki pengamalan panjang berkompetisi sepak bola Eropa.
Pemegang paspor Belgia tersebut tercatat pernah membela beberapa klub seperti Cagliari, AS Roma, Inter Milan, Royal Antwerp hingga sekarang bermain di divisi dua Italia bersama SPAL.
Selain itu, pemain berusia 35 tahun itu tercatat pernah membela Belgia di berbagai kelompok umur dan mencatatkan 30 penampilan bersama skuad senior.
Diketahui Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 pada pertengahan tahun lalu menggantikan Peru yang gagal mempersiapkan aspek infrastruktur.
Indonesia langsung bergerak cepat dengan menyiapkan empat stadion untuk digunakan pada ajang ini yaitu Jakarta Internasional Stadium (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Kab. Bandung), Stadion Manahan (Solo) dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Gelaran ini direncanakan akan dimulai pada Jumat (10/11/2023) dan berakhir pada 2 Desember 2023 mendatang. (Antara)
Berita Terkait
-
Pulau Bali Laris Manis Jadi Lokasi Persiapan Tim Kontestan Piala Dunia U-17 2023
-
Media Vietnam Sebut Kualitas Pemain Timnas Indonesia U-17 "Lumayan", Hingga Heboh Erick Thohir Target Lolos 16 Besar
-
Sibuk Bersama Timnas Indonesia U-17, Pelatih Dewa United Sayangkan Kafiatur Rizky Minim Kontribusi untuk Klub
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?